Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Humas Jangan Pernah Sembunyikan Isu Negatif
Diskominfo Kaltim

Humas Jangan Pernah Sembunyikan Isu Negatif
Telah dibaca : 862 Kali.

R'Sya RahmadinaBy R'Sya Rahmadina15 November 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Samarinda – Instansi pengampu komunikasi pimpinan harus terus berpikir kreatif untuk menciptakan konten-konten informatif dan edukatif.

Tugas instansi pengampu komunikasi pimpinan, baik Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Bagian Prokompim atau Diskominfo di provinsi maupun kabupaten dan kota adalah menyajikan informasi dan mengedukasi masyarakat tanpa perlu khawatir atau was-was akan mendapat reaksi negatif netizen.

“Fungsi komunikasi pimpinan jalankan saja. Setiap konten yang dipublikasikan jangan berpikir semua akan baik. Nyaris dominan negatif, tapi itulah tantangan kita,” kata Kepala Bidang Humas Puspen Kemendagri Aang Witarsa Rofik saat menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi (Rakor) Materi dan Komunikasi Pimpinan se-Kalimantan Timur dengan tema “Membangun Sinergisitas dan Profesionalitas Menyongsong Ibu Kota Negara Nusantara di Bumi Etam”. Rakor digelar di Novotel Hotel Balikpapan, Senin (14/11/2022).

Instansi pengampu kehumasan lanjut Aang Witarsa memiliki tugas dan fungsi membangun dan menjaga citra positif pemerintah dan kepala daerah.

“Jadi, sehebat apapun program pimpinan, kalau kita tidak bisa mendesiminasikan kepada publik, maka pasti humas dianggap tidak bekerja. Inilah tantangan kita. Bagaimana membuat konten dan memilih saluran media yang tepat untuk publikasi,” beber Aang Witarsa.

Peran kehumasan lainnya sambung Aang Witarsa adalah menyampaikan laporan tentang isu-isu yang berkembang di masyarakat. Bagian kehumasan (Adpim atau Prokompim) harus juga melaporkan isu-isu negatif, bukan hanya berita-berita positif.

“Jangan pernah menyembunyikan isu negatif. ABS, asal bos senang. Isu negatif diumpetin, itu sangat tidak bagus karena tidak memberi jalan pimpinan untuk mencari solusi,” pesan Aang yang secara rutin memberi laporan kepada pimpinannya di Kementerian Dalam Negeri.

Untuk komunikasi pimpinan yang efektif, dia mengimbau agar bagian komunikasi pimpinan di daerah memanfaatkan semua saluran media. Mereka juga tidak perlu antikritik atau takut diserang netizen.

“Kalau gak mau ada kritik, berhenti saja kita. Karena tugas kita adalah menginformasikan dan mengedukasi. Yang penting, ketika ada kritik atau pertanyaan netizen harus cepat direspon. Itu artinya kita ada untuk mereka. Yang penting harus tetap sesuai SOP. Tidak asal naik, asal jawab. Harus ada tentang kendali,” paparnya lagi.

Selain itu, Biro Adpim atau Diskominfo sebagai pengampu komunikasi pemerintah, harus memahami dua hal.

Pertama, regulasi. Sebab, jangan sampai menyampaikan komunikasi pimpinan justru merilis regulasi yang salah atau bertentangan dengan regulasi yang benar.

Kedua, memiliki intuisi apakah publikasi yang dilakukan akan berdampak secara politik atau tidak kepada pimpinan.

“Kemudian, jangan khawatir tidak ada anggaran, optimalkan media sosial. Jangan juga ada dikotomi Biro Adpim atau Prokompim dengan Kominfo. Terpenting, kerja-kerja kehumasan berjalan baik dan tetap semangat,” tandasnya.

“Kalau ada haters, jangan kita main blokir. Kita harus punya cara untuk menjawab. Harus cepat merespon netizen. Tapi tetap pakai SOP,” imbuhnya.

Narasumber lainnya praktisi media, Anton Hendrawan menegaskan di era kekinian, masyarakat cenderung menggunakan media digital ketimbang media konvensional seperti koran dan televisi.

Masyarakat dewasa ini kata dia, lebih cenderung menyimak tampilan video di berbagai platform media sosial maupun media online.

Bagian komunikasi pimpinan pemerintah harus lebih aktif memproduksi video.

“Konten video pimpinan harus cepat, singkat, padat dan mudah dimengerti. Tapi kunci utamanya adalah kerja tim,” pungkas Anton yang ikut memproduksi film Si Bolang di Trans7.

Rakor dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kaltim Hj Syarifah Alawiyah.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleLuar Biasa, APBD Kaltim Disetujui Sebesar Rp17,20 Triliun
Telah dibaca : 708 Kali.
Next Article Ketua Komisi III Soroti Banyak Lampu Jalan di Samarinda Tidak Berfungsi
Telah dibaca : 807 Kali.
R'Sya Rahmadina

Related Posts

Pemprov Kaltim Siapkan APBD Perubahan Sekitar Rp5 Miliar, Guna Lanjutkan Pasang Jaringan internet di Desa Terpencil
Telah dibaca : 680 Kali.

6 Juni 2026

Saat Nobar Gubernur Rudy Mas’ud Janji Segera Benahi Stadion Segiri Sesuai Standar Internasional
Telah dibaca : 675 Kali.

18 Mei 2026

Fakta Kursi Pijat Gubernur Kaltim Rp125 Juta, Ternyata Bukan untuk Satu Unit
Telah dibaca : 688 Kali.

1 Mei 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 674 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 645 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 641 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 674 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 645 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.866 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 674 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 645 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.