SAMARINDA : Paska pandemi covid-19 seluruh stakeholder terkait pariwisata sudah harus bersiap untuk menyelenggarakan event-event pariwisata, baik even seni, budaya maupun karnaval.Begitu juga dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut, sehingga momen tersebut bisa dimanfaatkan bagi para turis yang ingin berkunjung ke Kaltim.
Sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni didampingi Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Kaltim Ahmad Herwansyah, meluncurkan Calender of Event (CoE) Provinsi Kaltim 2023 di Mahakam 3 Upper Ground Floor, Jumat (3/2/2023) di Bigmall Samarinda.
“Semoga setelah dilaunching CoE ini, pariwisata Kaltim semakin tumbuh, bergerak maju serta berkembang,” harap Yuni, sapaan akrabnya.
Lanjut Yuni, Pemerintah Provinsi Kaltim terus berupaya agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu tulang punggung kita ke depan di dalam transformasi ekonomi .
Mantan Kadis Pariwisata Kaltim itu pun berterima kasih , dan mengapresiasi Dinas Pariwisata Kaltim yang telah menginisiasi dan menghidupkan kembali CoE Provinsi Kaltim tahun 2023, dengan harapan mampu membangkitkan sektor ekonomi masyakarat.
Kadis Parwisata Kaltim Ahmad Herwansyah mengungkapkan, nantinya akan ada 166 even dalam CoE 2023 yang terbagi dalam even seni, budaya, olahraga dan karnaval.
Hal itu dimaksudkan,agar wisatawan baik lokal maupun mancanegara mudah mengetahui event-event pariwisata di daerah, juga promosi agar masyarakat Kaltim dan wisatawan luar bisa datang untuk melihat destinasi yang ada di daerah.
“Kegiatan CoE 2023, salah satu program strategis dalam upaya kita untuk mempromosikan berbagai event dan destinasi wisata yang ada di kabupaten dan kota di Kaltim,” sebutnya.
Ia menjelaskan, CoE 2023 merupakan program strategis Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim dengan tujuan utamanya untuk mempromosikan daya tarik wisata di sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim. Peluncuran ditandai dengan pemukulan Kelentengan secara bersamaan.

