Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Makam Syekh Abdullah, Jejak Perkembangan Islam di Muara Muntai
Diskominfo Kukar

Makam Syekh Abdullah, Jejak Perkembangan Islam di Muara Muntai
Telah dibaca : 1.132 Kali.

MartinusBy Martinus30 April 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Muntai, Kuryadi
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

KUKAR : Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyimpan potensi wisata religius yang belum banyak dikenal publik.

Di Selimau, Desa Jantur Selatan terdapat sebuah makam keramat yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Syekh Abdullah, seorang ulama besar sekaligus dzurriyah (keturunan) Rasulullah SAW.

Makam tersebut memiliki nilai sejarah dan spiritual yang mendalam dan menjadi saksi bisu perjalanan dakwah Islam di Muara Muntai.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Muntai Kuryadi mengungkapkan bahwa makam tersebut kerap dikunjungi warga setiap tahunnya. Kedatangan warga terutama pada saat-saat tertentu untuk berdoa dan bertawasul.

Para peziarah datang dengan harapan mendapatkan berkah dan keberkahan dari Syekh Abdullah. Selain itu, memohon kepada Allah agar hidup mereka diberikan kemudahan.

“Ini juga perlu dikembangkan menjadi ikon wisata,” ujarnya saat ditemui Narasi.co di Kantor Kecamatan Muara Muntai, Senin, 28 April 2025.

Kuryadi melihat adanya potensi besar untuk menjadikan makam tersebut sebagai destinasi wisata religius yang menarik. Tidak hanya bagi warga Muara Muntai, tetapi juga bagi wisatawan dari luar daerah.

Perjalanan menuju makam dari Desa Jantur ke Selimau hanya memakan waktu sekitar 10 hingga 15 menit. Jaraknya relatif dekat dengan akses jalan yang mudah dilalui menjadi nilai tambah untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung.

Terutama bagi mereka yang ingin merasakan kedamaian dan khusyuknya berdoa di tempat yang diyakini keramat tersebut.

Keberadaan makam tersebut juga telah menjadi bagian penting dari kehidupan spiritual masyarakat sekitar. Banyak warga yang menganggap makam Syekh Abdullah sebagai sumber berkah dan tempat untuk memperdalam keimanan mereka.

Kuryadi mengisahkan bahwa Syekh Abdullah adalah seorang penyebar agama Islam yang sangat dihormati. Berdasarkan cerita turun-temurun para tetua kampung, Syekh Abdullah memainkan peran penting dalam menyebarkan dakwah Islam di wilayah Desa Jantur dan sekitarnya.

Sosoknya dianggap sebagai figur yang membawa perubahan positif. Tidak hanya dalam hal agama, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dengan penuh kesabaran dan ketekunan, Syekh Abdullah dikenal sebagai sosok yang bijaksana dalam membimbing umat dan mengajarkan nilai-nilai moral serta ajaran Islam yang mengedepankan kedamaian.

Setiap tahun, ratusan peziarah datang ke makam yang oleh warga disebut sebagai makam keramat itu.

Mereka memanjatkan doa dan bertawasul kepada Rasulullah, para nabi, serta wali-wali Allah. Harapannya mendapatkan kemudahan hidup dan kelancaran dalam segala urusan.

Ritual ziarah ini menjadi tradisi yang tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual. Namun, juga dengan kekuatan sejarah dan budaya yang melekat pada tempat tersebut.

Warga meyakini bahwa doa yang dipanjatkan di makam Syekh Abdullah memiliki kekuatan yang besar untuk membawa kebaikan bagi kehidupan mereka.

Pihak Kecamatan Muara Muntai berharap agar potensi wisata religius ini bisa lebih digarap secara serius.

Mereka ingin menjadikan makam Syekh Abdullah sebagai destinasi wisata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, baik dari segi ekonomi maupun budaya.

“Ini bukan hanya sekedar tempat ziarah spiritual, tetapi juga sebagai daya tarik budaya dan keagamaan yang bernilai sejarah tinggi,” kata Kuryadi.

Ia menambahkan bahwa pengembangan wisata religius di sekitar makam ini juga akan mendukung pelestarian budaya lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga situs sejarah yang ada.

Dengan adanya potensi wisata religius ini, Kecamatan Muara Muntai diharapkan bisa menarik perhatian wisatawan yang mencari pengalaman spiritual, sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dan tradisi Islam di wilayah tersebut.

“Ratusan orang datang ke tempat itu. Kita berharap ke depannya bisa menjadi tempat wisata yang dikelola dengan baik,” pungkasnya. (Adv)

 

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Muntai Kuryadi Makam Syekh Abdullah Muara Muntai
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleSemenisasi Jalan dan Rehabilitasi BPU jadi Prioritas Pembangunan di Muara Leka
Telah dibaca : 781 Kali.
Next Article Blank Spot di Wilayah Kembang Janggut yang Perlu Segera Ditangani
Telah dibaca : 763 Kali.
Martinus

Related Posts

Kukar Raih Pemimpin Daerah Award 2025, Rendi Solihin Dedikasikan untuk Petani Muda
Telah dibaca : 739 Kali.

29 Agustus 2025

Dispora Kukar Gelar Kejuaraan Billiard Bupati Cup, Ajang Silaturahmi dan Pencarian Atlet Potensial
Telah dibaca : 715 Kali.

25 Agustus 2025

Pemkab Kukar Terus Dukung Optimalisasi Zakat dan Penguatan Kinerja Aparatur
Telah dibaca : 753 Kali.

25 Agustus 2025

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 635 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 640 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 658 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 635 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 640 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 635 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 640 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.