
BONTANG: Ketersediaan puluhan dokter spesialis dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) dinilai menjadi modal penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Bontang.

Hal itu terungkap saat kunjungan kerja Komisi A DPRD Kota Bontang ke RS Islam Bontang, Selasa, 19 Mei 2026.
Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang Heri Keswanto mengatakan, keberadaan rumah sakit swasta dengan kapasitas layanan yang lengkap perlu mendapat perhatian, karena dapat membantu memperkuat pelayanan kesehatan daerah.
Menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kelengkapan layanan maupun tenaga kesehatan yang tersedia di RSIB.
“Kita melihat ternyata banyak fasilitas dan layanan kesehatan di sini yang belum banyak diketahui masyarakat, padahal potensinya cukup besar,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan SDM kesehatan yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.
“Kita lihat tenaga kesehatannya cukup lengkap, mulai dari dokter spesialis sampai tenaga penunjang medis lainnya. Ini tentu bisa mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Bontang,” katanya.
Sementara itu, Manajer Jaminan Kesehatan dan Manajemen Bisnis (Jamkes dan Manbis) RSIB, Yusran menjelaskan, saat ini RSIB memiliki 32 dokter spesialis dari berbagai bidang layanan kesehatan.
Dokter spesialis tersebut meliputi spesialis jantung, penyakit dalam, saraf, mata, THT, anak, kandungan, bedah, paru, ortopedi, rehabilitasi medik, hingga kesehatan jiwa.
Selain itu, RSIB juga didukung 17 dokter umum, lima dokter gigi, 110 perawat, 28 bidan, serta puluhan tenaga kesehatan lainnya seperti fisioterapis, radiografer, tenaga laboratorium medis, psikolog klinis, dan tenaga kefarmasian.
“SDM kesehatan terus kami lengkapi agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Yusran menambahkan, RSIB merupakan rumah sakit tipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur serta didukung tiga ruang operasi dan berbagai fasilitas layanan penunjang kesehatan.
Rumah sakit tersebut juga telah meraih akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Selain layanan rawat inap, RSIB juga memiliki berbagai layanan penunjang seperti IGD 24 jam, laboratorium 24 jam, instalasi farmasi 24 jam, rehabilitasi medik, layanan tumbuh kembang anak Smart Kids, hingga Mother and Baby’s Care Unit (MBCU).
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat mendapatkan layanan yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (Adv)

