SAMARINDA : Selain menciptakan pusat ekonomi baru di tiga kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni Balikpapan,Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Otorita IKN akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perencanaan Makro Kedeputian Perencanaan dan Pertahanan Otorita IKN Agustomi Masik, pada kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kaltim tahun 2024, di Hotel Mercure Kota Samarinda, Kamis (16/3/2023).
Agustomi Masik menerangkan, Otorita IKN secara luas akan memperkuat industri yang informatif dan berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota di Kaltim untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di Benua Etam.
“Kita tahu IKN adalah tujuan negara, selain membuat pusat perekonomian baru di tiga kota penyangga IKN. Secara keseluruhan kita akan bersinergi dengan perencanaan pembangunan Pemrov Kaltim dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya dalam penyampaian materi.
Ia menjelaskan Otorita IKN juga telah merencanakan persiapan lokomotif ekonomi wilayah yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Sebutnya sebagai langkah awal bisa di mulai dari pusat ekonomi baru tiga wilayah penyangga IKN.
Perencanaan mulai dari lokasi pusat produksi wilayah yang memiliki bahan baku sendiri, kemudian infrastruktur industri pengolahan di kawasan industri Kariangau Balikpapan, lanjut kepada tahap value atau outlet di pelabuhan Balikpapan hingga pada pemasaran untuk konsumsi pasar nasional dan internasional.
Sebutnya sinergitas Otorita IKN dengan Pemprov Kaltim berada pada rencana kerja sistem perencanaan ekonomi wilayah di Kaltim. Misal kata Agustomi Masik potensi ekonomi di sektor kelapa sawit dan oleokimia, industri jasa dan perdagangan, ekowisata dan pariwisata, dan industri pertanian berkelanjutan.
“Ke depannya kita ingin menjadikan IKN dan Kaltim menjadi satu kesatuan metropolitan yang maju dan modern di masa depan,” harapnya.

