

SAMARINDA: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan meminta rencana revitalisasi Pasar Segiri pada 2027 disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurut Arif, pembangunan dan revitalisasi pasar tetap penting dilakukan, namun pemerintah kota harus mempertimbangkan kemampuan anggaran dan skala prioritas pembangunan daerah.
“Yang jelas pembangunan harus jalan termasuk revitalisasi tadi, cuma ketika tahap pelaksanaan sebelum perencanaan dilihat kondisi keuangan,” ujarnya diwawancarai media, Rabu, 20 Mei 2026.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda merencanakan revitalisasi total Pasar Segiri dengan anggaran sekitar Rp200 miliar. Pasar tersebut dirancang menjadi bangunan dua lantai dengan konsep lebih modern.
Arif menilai pemkot harus bijak dalam menentukan prioritas pembangunan, mengingat masih ada program lain yang lebih mendesak seperti penanganan banjir yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda.
“Apalagi kondisi efisiensi sekarang mesti bijak melihat kondisi yang ada,” katanya.
Politisi PKS itu menyebut jika kondisi keuangan belum memungkinkan, pemkot dapat mempertimbangkan alternatif pembiayaan lain seperti skema kerja sama investasi atau Build Operate Transfer (BOT).
“Kayak model Samarinda Grosir itu kan BOT istilahnya. Jadi pemkot enggak mengeluarkan uang, nanti sekian tahun baru diserahkan ke Pemkot,” jelasnya.
Selain itu, Arif menilai persoalan yang saat ini perlu diprioritaskan adalah memaksimalkan fungsi Pasar Pagi Samarinda yang dinilai belum sepenuhnya optimal pascarevitalisasi.
“Yang penting sekarang itu memaksimalkan fungsi Pasar Pagi. Masih banyak yang kosong juga,” terangnya.
Menurutnya, sejumlah persoalan di Pasar Pagi usai revitalisasi seperti pembagian kios dan persoalan tampias juga masih perlu diselesaikan terlebih dahulu.
Ia menambahkan hingga kini DPRD belum menerima paparan resmi terkait rancangan revitalisasi Pasar Segiri dari pemerintah kota.
“Belum ada komunikasi belum ada perencanaan yang disampaikan ke kita,” jelasnya.
Meski demikian, Arif memahami jika revitalisasi Pasar Segiri nantinya diarahkan untuk memperbaiki wajah kota dengan konsep pasar semi modern yang lebih tertata dan nyaman.

