
SAMARINDA: Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Salehuddin berharap Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur (BP-BKT) dapat memperbaiki sistem dari pendaftaran beasiswa yang ada.
Menurut Salehuddin, hal itu perlu dilakukan guna mendorong penyaluran beasiswa dapat tepat sasaran.
Ia mengungkapkan bahwa belakangan ini masih banyak terjadi siswa maupun mahasiswa yang tergolong mampu justru mendapatkan program itu karena bantuan dari orang dalam.
Oleh sebab itu, ia pun tak ingin hal itu terulang kembali pada 2023, Dirinya meminta kepada BP-BKT memperbaiki sistem pendaftaran online itu agar semakin diperketat.
“Memang benar kejadian seperti itu pernah terjadi bahkan dua tahun lalu, dan itu diakui oleh badan pengelola, maka dari itu kami meminta supaya mereka memperbaiki sistem yang ada supaya bisa sesuai tepat sasaran,” ucapnya, Selasa (28/2/2023).
Temuan kejadian tersebut juga berhasil ditemukan langsung oleh Salehuddin. Ia menyebut keluhan itu datang dari siswa di Kota Balikpapan yang seharusnya menjadi siswa prioritas penerima BKT justru tidak dapat merasakan manfaatnya.
“Karena siswa tersebut merupakan siswa yang tidak mampu, seharusnya kan ini prioritas, tapi justru tidak masuk, saya pikir ini catatan penting bagi badan pengelola,” jelasnya.
Upaya lain yang dapat mengantisipasi hal itu kembali terjadi keterlibatan pihak sekolah dalam memberikan sosialisasi kepada seluruh siswanya sehingga evaluasi dari tahun sebelumnya dapat diminimalisir.

