SAMARINDA : Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024 memiliki tema pembangunan ‘Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) dan Infrastruktur Wilayah yang Andal Untuk Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’.

Hal tersebut dijelaskan Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim Yusliando yang menyampaikan substansi rancangan awal RKPD Kaltim Tahun 2024. Pada kegiatan konsultasi publik, di Crystal Ballroom Hotel Mercure Kota Samarinda, Kamis (16/3/2023).
Yusliando mengatakan arah kebijakan pembangunan dalam RKPD Kaltim tahun 2024 yakni melakukan peningkatan SDM dan infrastruktur guna percepatan tranformasi ekonomi inklusif dan berkelanjutan dengan delapan prioritas pembangunan.
“Prioritas pembangunan pertama, peningkatan daya saing SDM yang mendorong penyerapan tenaga kerja, kedua peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan mengoptimalkan pelayanan rumah sakit dan faskes lainnya,” ungkap Yusliando dalam penyampaian materinya.
Kemudian yang ketiga penguatan upaya transformasi ekonomi melalui diversifikasi vertikal dan horizontal pada sektor unggulan. Keempat penguatan infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar, kelima peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin terutama pengentasan kemiskinan ekstrem.
Selanjutnya Prioritas ke enam peningkatan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan, ketujuh peningkatan tata kelola pemerintahan daerah yang profesional dan akuntabel untuk mendukung transformasi pelayanan publik. Terkahir peningkatan kesiapan daerah sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan mengoptimalkan kerja sama.
Secara umum, kata Yusliando tujuan dan sasaran pembangunan RKPD Kaltim 2024, mewujudkan SDM yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, peningkatan kualitas lingkungan hidup, dan mewujudkan birokrasi pemerintahan responsif dan berorientasi pelayanan publik yang didukung aparatur berakhlak.
“Isu strategis pembangunan daerah ini yang secara bertahap akan kita selesaikan pada tahun 2024. Ada beberapa arah kebijakan ekonomi kemudian juga pentingnya Pemprov Kaltim untuk berkolaborasi dengan kesiapan daerah terhadap saya dukung pembangunan IKN,” terangnya.

