SAMARINDA: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengapresiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah menilai dan mendukung kinerja Pemprov Kaltim dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Apresiasi ini disampaikan usai Kaltim saat diwawancarai media usai mendapatkan penghargaan masuk nominasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) terbaik tingkat provinsi wilayah Kalimantan pada TPKAD Award 2025.
Menurut Gubernur Rudy, penilaian tersebut menjadi bukti bahwa upaya pemerintah daerah dalam mendorong inklusi keuangan telah bergerak ke arah yang tepat, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan publik.
“Tidak dipungkiri geliat ekonomi kita cukup besar di kawasan pedalaman dan daerah terpencil,” ujar Rudy.
Ia menyebut banyak pekerja perusahaan di hulu Kaltim memiliki pendapatan besar namun terkendala akses ke perbankan.
“Sebab tidak sedikit masyarakat bekerja di perusahaan dan berpenghasilan besar, namun jauh dari pelayanan perbankan,” ujarnya.
Gubernur Rudy menegaskan bahwa akses keuangan harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali, sekaligus mendukung program prioritas pemberdayaan ekonomi.
“Pemberdayaan UMKM, koperasi, petani dan nelayan menjadi salah satu program prioritas daerah untuk memacu pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Ia berharap OJK terus mendorong lembaga perbankan memperluas jangkauan layanan, termasuk pembiayaan sektor produktif.
“OJK juga intensif melakukan literasi keuangan untuk masyarakat,” tegas Rudy.
Sementara itu, Kepala OJK Kaltimtara Parjiman menegaskan bahwa Kaltim layak masuk nominasi TPKAD Award karena program percepatan akses keuangannya dinilai progresif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kaltim menjadi salah satu nominasi tingkat provinsi karena capaian programnya sangat baik,” jelas Parjiman.
Beberapa program yang menjadi tolak ukur seperti “Kejar” (Satu rekening satu pelajar), “Agen Laku Pandai” (layanan keuangan tanpa kantor), dan pengembangan UMKM.
“Alhamdulillah, ini didukung kuat oleh bapak gubernur,” katanya.
Parjiman optimistis Kaltim berpeluang meraih penghargaan yang lebih tinggi pada tahun depan.

