SAMARINDA: Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025 dibuka di Hotel Five Premier Samarinda, Minggu malam, 30 November 2025.
Mengusung tema “ASN Kaltim Berprestasi dan Berakhlak Menuju Generasi Emas”, ajang ini akan berlangsung selama 3 hari dari 1-3 Desember.

Diikuti 225 peserta dari OPD Pemprov Kaltim, instansi vertikal, serta kabupaten/kota se-Kaltim
Acara ini dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim Syirajudin, mewakili Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme peserta dan upaya Korpri dalam memperkuat nilai spiritual ASN melalui kegiatan MTQ.
“Atas nama Pemprov, kami mengapresiasi kegiatan ini. Selamat kepada para peserta yang telah terpilih mewakili daerah masing-masing. Tahun ini antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.
Syirajudin menegaskan bahwa seleksi MTQ Korpri bukan hanya mencari juara, melainkan melahirkan duta Qur’ani yang unggul baik dalam kedinasan maupun spiritual.
“Teman-teman Korpri tidak hanya harus unggul dalam tugas keseharian, tetapi juga dalam kecintaan kepada Al-Qur’an. Itu yang paling penting,” katanya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim akan memberikan pembinaan khusus tidak hanya kepada juara pertama, tetapi juara 1, 2, dan 3 dari setiap cabang.
“Kami ingin memastikan seleksi ini melahirkan kafilah terbaik. Dewan juri harus profesional, tidak boleh ada keberpihakan, apalagi ini ajang Al-Qur’an.”
Ia juga meminta seluruh peserta menjaga niat, menjadikan seleksi ini sebagai bagian dari ibadah dan upaya membumikan Al-Qur’an di Bumi Etam.
Lebih jauh, Syirajudin menyampaikan bahwa Kaltim menargetkan masuk 5 besar nasional pada MTQ Nasional tahun 2026 di Semarang.
“Kita punya modal besar. Tahun 2024 saat menjadi tuan rumah MTQ Nasional, Kaltim juara umum. Tahun 2025 di STQH Nasional Kendari, Kaltim kembali juara umum. Ini prestasi luar biasa dan harus kita lanjutkan,” ujar Syirajudin.
Ia mendorong kolaborasi erat antara Korpri dan LPTQ untuk memperkuat proses pembinaan dan menyiapkan kafilah yang kompetitif.
Seleksi MTQ VIII Korpri Kaltim 2025 diikuti 225 peserta, dengan rincian: Tilawah Al-Qur’an (15 peserta), Tartil Al-Qur’an (20 peserta), Hifzh Hafalan Al-Qur’an (55 peserta), Dakwah Al-Qur’an (14 peserta), Kaligrafi (37 peserta), Adzan (13 peserta), Khutbah Jumat (9 peserta), Doa (44 peserta), Karya Tulis Ilmiah (18 peserta), Hafalan Hadis (10 peserta), Hafalan Tilawah Duet Pria-Wanita (6 peserta), Baca Puisi Islami (20 peserta).
Seluruh peserta berasal dari OPD Pemprov Kaltim, instansi vertikal, serta kabupaten/kota se-Kaltim, menjadikan seleksi tahun ini sebagai salah satu yang paling meriah dan kompetitif.
Syirajudin mengingatkan bahwa menang atau kalah adalah bagian dari proses.
“Yang menang dan kalah tetap harus terus berlatih. Tujuan kita sama membumikan Al-Qur’an dan membawa nama Kaltim berprestasi di tingkat nasional,” tuturnya.
Dengan semangat tinggi peserta dan komitmen Pemprov dalam pembinaan, seleksi MTQ VIII Korpri Kaltim 2025 diharapkan mampu melahirkan kafilah terbaik yang akan mengharumkan Bumi Etam di ajang nasional mendatang.

