SAMARINDA: Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kota Samarinda, menjamin keamanan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya cabai dan bawang merah.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan koordinasi intensif telah dilakukan pasca sidak pasar. Langkah pengamanan telah disiapkan dan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Persiapan kemarin kita lanjut di OPD, untuk menyamakan persepsi daerah mana yang harus ada pengamanan lebih,”ucap Saefuddin Zuhri pada Senin, 15 Desember 2025.
Ia berharap dengan persiapan yang matang ini, perayaan akhir tahun di Samarinda dapat berjalan lancar. “Insyaallah doakan semoga Nataru itu bisa lancar, aman, dan terkendali,” harapnya.
Selain itu, harga komoditas pangan yang sempat bergejolak, terutama cabai dan bawang merah, Pemkot Samarinda memastikan akan terus melakukan monitoring ketat. Kebijakan operasi pasar akan diterapkan secara selektif dan terukur.
“Ya tentunya harga cabai dan bawang merah, insyaallah kita monitor terus,” ujar Wakil Wali Kota Samarinda.
Saefuddin Zuhri menambahkan operasi pasar hanya akan dilaksanakan jika kondisi kenaikan harga sudah berada di tahap mengkhawatirkan dan berkelanjutan.
“Kita monitor terus kalau harganya tidak melambung tinggi, insyaallah kita tidak ada operasi. Kalau tahu itu melambung terus dalam jangka seminggu itu bisa dilaksanakan operasi pasar,” tambahnya.
Untuk meringankan beban masyarakat di tengah potensi kenaikan harga, Dinas Perdagangan (Disdag) saat ini tengah menyusun rencana untuk mengadakan pasar murah.
“Pasar Murah di Car Free Day (CFD) itu masih direncanakan, disusun dengan baik, dan itu nanti Disdag untuk melaksanakannya,” pungkas wakil wali kota.

