SAMARINDA; Pergantian kepemimpinan di lingkungan Kodam VI/Mulawarman dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat stabilitas keamanan dan sinergi pembangunan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Di tengah percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN
Sebagaimana disampaikan Gubernur Kalimantan Timu, Rudy Mas’ud dalam acara pisah sambut Pangdam VI/Mulawarman di Aula Makodam VI/Mulawarman, Senin, 15 Desember 2025.
Kodam VI/Mulawarman kini resmi dipimpin Panglima baru, Mayjen TNI Krido Pramono, menggantikan Mayjen TNI Rudy Rahmat Nugraha yang mendapat amanah baru sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan masyarakat Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mayjen TNI Rudy Rahmat Nugraha atas pengabdian dan dedikasi selama menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman.
Menurutnya, kontribusi Mayjen TNI Rudy Rahmat Nugraha sangat nyata, tidak hanya dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga dalam mendukung berbagai agenda strategis daerah.
“Kiprah beliau sangat terasa, mulai dari penanganan kebencanaan, pengamanan pemilu, pengamanan kawasan Ibu Kota Nusantara, hingga pembinaan teritorial dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Gubernur.
Pangdam VI/Mulawarman yang baru, Mayjen TNI Krido Pramono, Gubernur menyampaikan ucapan selamat bertugas sekaligus harapan agar berbagai capaian positif yang telah dibangun sebelumnya dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.
Ia meyakini, dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, kepemimpinan Mayjen TNI Krido Pramono akan membawa kolaborasi antara Kodam VI/Mulawarman dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjadi lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika daerah.
Lebih lanjut disampaikan, Kalimantan Timur saat ini berada dalam fase strategis dengan pesatnya pembangunan IKN, penguatan ketahanan wilayah, serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana. Selain itu, tantangan lain seperti ancaman narkotika, radikalisme, serta dinamika sosial dan keamanan di wilayah perbatasan juga memerlukan perhatian bersama.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kodam VI/Mulawarman dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan daerah, dan memastikan stabilitas sosial.
Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kolaborasi positif yang selama ini telah terjalin dengan seluruh pemangku kepentingan.
Pangdam lama, Mayjen TNI Rudy Rahmat Nugraha, dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan dan dukungan yang dirasakan selama satu tahun bertugas di Benua Etam.

