SAMARINDA: Di tengah tren penurunan capaian target akibat efisiensi anggaran, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) justru berhasil mencatatkan rapor hijau melalui skema kolaborasi kreatif dengan sektor swasta.
Disnaker dilaporkan mampu melampaui target sasaran pencari kerja tahun 2025 meskipun dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami rasionalisasi. Keberhasilan ini dipicu oleh kemampuan perangkat daerah menyiasati keterbatasan anggaran melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Samarinda, Imam Gunadi, memberikan apresiasi khusus kepada Disnaker yang mampu menambah frekuensi kegiatan tanpa membebani kas daerah secara berlebihan.
“Secara anggaran, pemerintah hanya mampu membiayai satu kali job fair. Namun, Disnaker bisa melaksanakannya kembali melalui kerja sama CSR dengan pihak swasta, sehingga target pekerja yang terserap melebihi angka yang ditetapkan,” jelas Imam, Selasa, 24 Februari 2026.
Selain Disnaker, DPMPTSP juga tercatat memiliki kinerja yang baik di tengah keterbatasan anggaran.
Imam menekankan pentingnya akurasi dan ketertiban administrasi pelaporan per triwulan melalui aplikasi e-Dalev agar tidak muncul anomali, seperti capaian yang melebihi 100 persen secara tidak wajar.
“Perangkat daerah yang laporannya bagus itu biasanya yang tepat dan tertib mengisi data per triwulan di e-Dalev. Sebab, ada beberapa OPD yang mengisi data hingga terjadi anomali, misalnya persentase capaian melebihi 100%. Padahal idealnya capaian itu diharapkan tetap di angka 100%. Nah hal tersebut biasanya karena ada ketidaksesuaian data yang menimbulkan anomali di sistem e-Dalev,” jelasnya.
Imam mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan sinkronisasi data sekaligus membedah kendala di lapangan, baik bagi OPD yang belum mencapai target maupun yang berhasil melampauinya. Langkah ini dilakukan agar penyusunan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Wali Kota selaras dengan isian perangkat daerah dalam sistem e-Dalev.

