SAMARINDA: Jumlah calon jemaah haji asal Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini mencapai 3.166 orang. Kota Samarinda menjadi penyumbang terbanyak dengan 1.024 jemaah, sedangkan Kutai Barat paling sedikit, hanya 4 orang.
“Kalau terbanyak jemaah dari Samarinda 1.024, tersedikit Kutai Barat 4 orang,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur Mohlis Hasan, Minggu, 5 April 2026.
Embarkasi Balikpapan tahun ini memberangkatkan total 5.812 jemaah.
Dari jumlah itu, khusus Provinsi Kaltim tercatat 3.166 jemaah, sedikit di bawah kuota resmi 3.189 orang.
Mohlis menyebut seluruh daerah telah menyiapkan keberangkatan, mulai dari administrasi hingga manasik haji.
“Berdasarkan data, kabupaten/kota sudah melakukan persiapan sesuai yang direncanakan, seperti melengkapi dokumen dan manasik sebelum pemberangkatan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan. Jemaah diminta rutin berkonsultasi dengan tenaga medis agar berangkat dalam kondisi prima.
“Jemaah harus menjaga pola hidup sehat dan banyak berkonsultasi dengan dokter. Kalau tidak sehat, bisa saja tidak diberangkatkan,” tegasnya.
Seluruh jemaah telah menjalani vaksinasi sesuai ketentuan.
Vaksin influenza direkomendasikan, sementara vaksin Covid-19 diberikan bagi yang belum pernah menerima sebelumnya.
“Alhamdulillah, vaksinasi sudah siap. Untuk vaksin flu sudah direkomendasikan,” katanya.
Mohlis juga mengingatkan agar jemaah tidak terlalu lelah menjelang keberangkatan, termasuk membatasi kegiatan seremonial seperti selamatan.
“Kalau ada acara, sebaiknya dilakukan jauh hari sebelumnya. Jangan terlalu dekat dengan waktu berangkat agar kondisi tetap fit,” pesannya.

