

SAMARINDA: Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra meminta aparat penegak hukum memberantas tuntas peredaran narkoba di kawasan Gang Langgar, Samarinda, setelah terbongkarnya sindikat narkotika di wilayah tersebut.
Samri mengaku prihatin karena aktivitas peredaran narkoba di lokasi itu disebut telah berlangsung cukup lama.
“Kita cukup miris karena aktivitas itu disebut sudah lama berjalan. Padahal di sekitar lokasi juga ada kantor aparat keamanan,” ujar Samri diwawancarai media, Senin, 18 Mei 2026.
Ia mengapresiasi langkah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang berhasil mengungkap jaringan narkoba tersebut dan menangkap para pelaku.
“Kami berterima kasih kepada Bareskrim Polri karena berhasil mengungkap kasus ini. Harapannya peredaran narkoba di daerah tersebut benar-benar bisa dihentikan,” katanya.
Menurut Samri, pengungkapan kasus di Gang Langgar harus menjadi momentum membersihkan Kota Samarinda dari peredaran narkoba yang selama ini dinilai cukup mengkhawatirkan.
Ia menilai penangkapan tersebut juga menjadi peringatan keras bagi pelaku lain agar tidak merasa aman menjalankan bisnis narkotika.
“Cepat atau lambat pasti akan terbongkar. Ini harus jadi sinyal tegas bagi para pelaku,” ujarnya.
Samri turut menyoroti munculnya kasus keterlibatan oknum aparat dalam jaringan narkoba yang sempat ramai diberitakan di Kalimantan Timur.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
Karena itu, ia berharap pengungkapan kasus di Gang Langgar benar-benar menjadi bagian dari upaya serius pemberantasan narkoba, bukan sekadar memperbaiki citra institusi tertentu.
“Kita berharap ini murni langkah pemberantasan narkoba demi melindungi generasi muda dari bahaya narkotika,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat meningkatkan pengawasan agar peredaran narkoba tidak hanya berpindah lokasi setelah satu titik dibongkar.
“Jangan sampai setelah ditindak di satu tempat malah muncul lokasi baru. Harus benar-benar diberantas sampai tuntas,” katanya.
Selain itu, Samri mengimbau generasi muda di Samarinda agar menjauhi narkoba dan lebih banyak melakukan aktivitas positif supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
“Narkoba sangat berbahaya, bukan hanya merusak kesehatan fisik tetapi juga otak dan masa depan generasi muda,” pungkasnya.

