SAMARINDA: Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Rumah Harapan di Jalan Adam Malik, Samarinda, Minggu, 31 Mei 2026.
Puluhan anak panti tampak larut dalam tawa dan kebersamaan, saat menerima kunjungan Direktur Insitekaltim, Sucilawati, yang memilih merayakan pertambahan usianya dengan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Bagi Suci, momen ulang tahun bukan sekadar perayaan pribadi.
Ia menjadikannya, sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi, berbagi rezeki, dan menghadirkan senyum bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Sejak tiba di panti asuhan, perempuan yang akrab disapa Suci itu langsung berbaur dengan anak-anak. Sesekali terlihat, bercengkerama dengan mereka.
Kebahagiaan anak-anak semakin bertambah, ketika Suci membagikan bingkisan dan berbagai macam mainan.
Wajah-wajah ceria tampak sumringah, menerima hadiah yang telah dipersiapkan khusus untuk mereka.
“Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa berbagi dan melihat orang lain ikut merasakan kebahagiaan yang kita miliki,” ujar Suci di sela kegiatan.
Dalam kegiatan sosial tersebut, Suci didampingi jajaran MSI Group yang tampil kompak. Mengenakan dress code putih, dan navy.
Kehadiran mereka menambah, kehangatan suasana sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dalam berbagi.
Namun, di balik senyum yang terus mengembang sepanjang acara, tersimpan pula rasa rindu yang mendalam.
Pada kesempatan itu, Suci menyempatkan diri menyampaikan doa, untuk ayahanda tercintanya, Mohammad Sukri, yang berpulang pada bulan lalu.
Dengan suara yang sedikit bergetar, ia mengajak seluruh yang hadir untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.
Baginya, nilai-nilai kebaikan dan kepedulian yang selama ini ditanamkan sang ayah menjadi inspirasi dalam setiap langkah kehidupannya.
“Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan mendapat tempat terbaik,” tuturnya.
Tak hanya itu, Suci juga mengungkapkan rencana keberangkatannya ,menunaikan ibadah umrah pada Agustus mendatang. Di hadapan anak-anak panti dan para pendamping, memohon doa agar perjalanan ibadahnya diberikan kelancaran dan keberkahan.
Momen sederhana tersebut, menjadi lebih dari sekadar perayaan ulang tahun. Di tengah kebersamaan dengan anak-anak yatim dan dhuafa, terselip pesan tentang rasa syukur, kepedulian sosial, dan pentingnya berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Bagi anak-anak Rumah Harapan, kunjungan itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam.
Namun perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan yang mereka rasakan akan menjadi kenangan berharga. Sementara bagi Suci, merayakan usia baru dengan berbagi menjadi cara terbaik untuk mensyukuri perjalanan kehidupan hingga saat ini.

