Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hadapi Pengembangan Perkara KPK, Rita Widyasari Harap Fakta Diungkap Secara Utuh

Rita Widyasari Tuntut Keadilan Pengembangan Kasus TPPU, Bantah Aset dan Dana Sitaan Miliknya

Pemprov Kaltim Siapkan APBD Perubahan Sekitar Rp5 Miliar, Guna Lanjutkan Pasang Jaringan internet di Desa Terpencil

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Autis Center Bontang Kewalahan Layani Pasien, DPRD Usulkan Penambahan SDM Terapis
DPRD Bontang

Autis Center Bontang Kewalahan Layani Pasien, DPRD Usulkan Penambahan SDM Terapis
Telah dibaca : 644 Kali.

R'Sya RahmadinaBy R'Sya Rahmadina6 Juni 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Komisi A DPRD Kota Bontang saat melakukan tinjauan ke Autis Center Bontang. (Narasi.co/R'sya)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

BONTANG: Lonjakan jumlah anak yang membutuhkan layanan terapi di Autis Center Bontang mulai menimbulkan antrean panjang.

Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Kota Bontang yang menilai kapasitas tenaga terapis saat ini sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan pelayanan.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang Heri Keswanto mengatakan, meningkatnya jumlah pengguna layanan membuat sejumlah orang tua harus menunggu cukup lama sebelum anak mereka mendapatkan jadwal terapi.

Menurutnya, kebutuhan terapi yang terus bertambah tidak diikuti dengan penambahan tenaga terapis yang memadai.

“Sekarang yang datang ke Autis Center semakin banyak. Informasinya, ada layanan terapi yang tidak lagi dijamin setelah anak berusia di atas tujuh tahun, sehingga mereka mencari alternatif layanan di sini,” ujarnya, Jumat, 5 Juni 2026.

Antrean layanan saat ini sudah berlangsung cukup panjang. Bahkan, terdapat orang tua yang harus menunggu hingga beberapa bulan sebelum anak mereka bisa mendapatkan pendampingan terapi.

Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapat perhatian karena keterlambatan terapi berpotensi memengaruhi proses perkembangan dan pendampingan anak berkebutuhan khusus.

“Ini menjadi perhatian karena ada kekosongan pelayanan yang cukup lama. Orang tua tentu berharap anak mereka bisa segera mendapatkan pendampingan terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, Autis Center Bontang tetap menerima anak yang membutuhkan terapi tanpa membatasi usia tertentu. Namun, kemampuan pelayanan sangat bergantung pada jumlah tenaga terapis yang tersedia.

Dalam pelaksanaannya, satu terapis umumnya mendampingi satu anak dalam satu sesi terapi agar penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal sesuai kebutuhan masing-masing anak.

“Pekerjaan terapis cukup berat karena membutuhkan fokus dan pendampingan secara intensif. Biasanya satu terapis menangani satu anak dengan jadwal yang sudah diatur per sesi,” jelasnya.

Karena itu, Komisi A DPRD Bontang mendorong pemerintah daerah untuk menambah jumlah tenaga terapis guna mengurangi antrean sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kalau jumlah terapis bisa ditambah, tentu pelayanan akan lebih maksimal dan antrean yang saat ini cukup panjang bisa dikurangi,” pungkasnya. (Adv)

Autis Center DPRD Bontang Heri Keswanto
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleLindungi dari Berbagai Risiko, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Penting Bagi Pekerja Penerima Upah
Telah dibaca : 658 Kali.
Next Article Pansus RTRW Bontang Pastikan Suara Masyarakat Jadi Penentu Arah Tata Ruang Kota
Telah dibaca : 658 Kali.
R'Sya Rahmadina

Related Posts

Pansus RTRW Bontang Pastikan Suara Masyarakat Jadi Penentu Arah Tata Ruang Kota
Telah dibaca : 658 Kali.

6 Juni 2026

Jaga Identitas Budaya, Bahasa Daerah Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah Bontang
Telah dibaca : 654 Kali.

5 Juni 2026

DPRD Dorong Pentas Seni dan Budaya Rutin untuk Dongkrak Wisata Bontang Kuala
Telah dibaca : 649 Kali.

5 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Hadapi Pengembangan Perkara KPK, Rita Widyasari Harap Fakta Diungkap Secara Utuh
Telah dibaca : 642 Kali.

Rita Widyasari Tuntut Keadilan Pengembangan Kasus TPPU, Bantah Aset dan Dana Sitaan Miliknya
Telah dibaca : 642 Kali.

Pemprov Kaltim Siapkan APBD Perubahan Sekitar Rp5 Miliar, Guna Lanjutkan Pasang Jaringan internet di Desa Terpencil
Telah dibaca : 644 Kali.

Pansus RTRW Bontang Pastikan Suara Masyarakat Jadi Penentu Arah Tata Ruang Kota
Telah dibaca : 658 Kali.

Autis Center Bontang Kewalahan Layani Pasien, DPRD Usulkan Penambahan SDM Terapis
Telah dibaca : 644 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Hadapi Pengembangan Perkara KPK, Rita Widyasari Harap Fakta Diungkap Secara Utuh
Telah dibaca : 642 Kali.
Rita Widyasari Tuntut Keadilan Pengembangan Kasus TPPU, Bantah Aset dan Dana Sitaan Miliknya
Telah dibaca : 642 Kali.
Pemprov Kaltim Siapkan APBD Perubahan Sekitar Rp5 Miliar, Guna Lanjutkan Pasang Jaringan internet di Desa Terpencil
Telah dibaca : 644 Kali.
Pansus RTRW Bontang Pastikan Suara Masyarakat Jadi Penentu Arah Tata Ruang Kota
Telah dibaca : 658 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.391 Kali.

8 Maret 20233,834 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.857 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.055 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.106 Kali.

20 Juni 20243,319 Views
Don't Miss
Hukum 6 Juni 2026

Hadapi Pengembangan Perkara KPK, Rita Widyasari Harap Fakta Diungkap Secara Utuh
Telah dibaca : 642 Kali.

KUKAR: Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari minta proses hukum yang masih berjalan terkait pengembangan…

Rita Widyasari Tuntut Keadilan Pengembangan Kasus TPPU, Bantah Aset dan Dana Sitaan Miliknya
Telah dibaca : 642 Kali.

Pemprov Kaltim Siapkan APBD Perubahan Sekitar Rp5 Miliar, Guna Lanjutkan Pasang Jaringan internet di Desa Terpencil
Telah dibaca : 644 Kali.

Pansus RTRW Bontang Pastikan Suara Masyarakat Jadi Penentu Arah Tata Ruang Kota
Telah dibaca : 658 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.