SAMARINDA: Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan layanan jaringan 5G di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), untuk mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat di tengah perkembangan ekosistem digital.

Kehadiran jaringan generasi kelima tersebut diperkenalkan melalui kegiatan Indosat 5G Media Update yang berlangsung di Atrium City Centrum Mercure Samarinda Sabtu sore, 7 November 2026, dengan melibatkan insan media dan content creator Samarinda.
Dalam kegiatan tersebut, Indosat tidak hanya memperkenalkan teknologi 5G, tetapi juga mengajak para peserta merasakan langsung keunggulan konektivitas melalui sejumlah booth pengalaman, mulai dari streaming, gaming hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, mengatakan Samarinda memiliki ekosistem digital yang terus berkembang. Sebagai pusat perekonomian, jasa, pemerintahan, dan perdagangan di Kaltim, kota ini membutuhkan jaringan komunikasi yang cepat dan stabil.
“Indosat 5G hadir di Kota Samarinda untuk mendukung semua kegiatan masyarakat, baik dalam bekerja, belajar maupun menjalankan usaha. Kami berkomitmen menghadirkan konektivitas 5G terbaik bagi pelanggan,” ujarnya.
Menurut Eric, kebutuhan konektivitas saat ini tidak hanya berkaitan dengan komunikasi, tetapi juga menunjang berbagai aktivitas digital masyarakat. Mulai dari bermain gim, menikmati layanan streaming, membuat konten digital hingga memanfaatkan berbagai perangkat berbasis AI.
Ia menjelaskan, Indosat berfokus pada empat pilar pemanfaatan jaringan 5G, yakni streaming dan content creator, bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA), penggunaan perangkat AI, serta gaming.
Melalui jaringan tersebut, Indosat ingin memberikan pengalaman digital yang lebih lancar, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan kecepatan unggah dan unduh data serta koneksi stabil untuk menunjang produktivitas.
Sementara itu, Head of Region Kalimantan Indosat, Sugiyanto, menjelaskan teknologi 5G menjadi bagian dari perkembangan konektivitas telekomunikasi yang terus mengalami kemajuan, mulai dari jaringan 3G, 4G hingga kini 5G.
Menurutnya, keunggulan 5G tidak sebatas mendukung kebutuhan hiburan dan gaya hidup, tetapi juga berpotensi menunjang pengembangan konsep kota pintar atau smart city di Samarinda.
“5G ini bukan hanya untuk lifestyle. Teknologi ini juga sudah bisa mendukung smart city yang ada di Samarinda,” jelasnya.
Sugiyanto menyebutkan, konektivitas 5G dapat mendukung berbagai kebutuhan digital, termasuk aktivitas bisnis dan penerapan Internet of Things (IoT). Dengan kapasitas jaringan yang lebih besar, teknologi tersebut diharapkan mampu menunjang penggunaan perangkat pintar yang saling terhubung.
Indosat juga terus memperluas jangkauan jaringan 5G di Samarinda. Sejumlah lokasi yang menjadi perhatian meliputi pusat perbelanjaan, universitas, sekolah, tempat ibadah, objek wisata hingga hotel.
Selain memperluas infrastruktur jaringan, Indosat turut menjalankan sejumlah program pengembangan ekosistem digital di Samarinda. Di antaranya pembinaan UMKM melalui pemanfaatan AI, pengembangan pasar digital di Pasar Segiri, serta program sekolah digital dan keluarga digital.
Sugiyanto menambahkan, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta Universitas Mulawarman untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor.
Di sisi lain, Head of Trade Marketing & Visibility Kalimasupa, David Alexander, memperkenalkan sejumlah produk dan layanan Indosat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang kebutuhan konektivitas.
Produk tersebut mencakup layanan IM3, Tri, IM3 Platinum hingga internet rumah berbasis nirkabel Indosat HiFi Air.
David menjelaskan, salah satu penawaran IM3 yang diperkenalkan adalah paket 50 GB untuk 30 hari dengan harga Rp100 ribu. Paket tersebut memiliki fitur akumulasi sisa kuota atau rollover hingga 12 bulan, serta sejumlah manfaat tambahan seperti akses layanan streaming dan Adobe Express Premium.
Sementara itu, layanan Tri menghadirkan paket Happy 45 GB untuk 28 hari dengan harga Rp90 ribu. Pelanggan juga dapat menikmati sejumlah manfaat tambahan untuk mendukung aktivitas digital.
Indosat turut memperkenalkan HiFi Air yang telah tersedia di Samarinda. Layanan internet nirkabel tersebut menawarkan kuota unlimited dengan harga khusus Rp899 ribu, dari harga normal yang disebut mencapai Rp1,749 juta.
Adapun IM3 Platinum menawarkan paket 50 GB ditambah 20 GB khusus jaringan 5G dengan harga Rp100 ribu. Pelanggan juga memperoleh akses Adobe Express Premium selama enam bulan.
Seluruh produk dan layanan tersebut dapat diperoleh melalui gerai IM3, Tri Store, outlet terdekat, aplikasi MyIM3 dan Bima+, maupun sejumlah platform e-commerce serta e-wallet.
Melalui kehadiran jaringan 5G dan berbagai program pengembangan ekosistem digital, Indosat berharap masyarakat Samarinda dapat semakin produktif, mengembangkan usaha, serta memanfaatkan peluang ekonomi digital yang terus tumbuh.

