Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Tiga Kabupaten/Kota Belum Serahkan Aset Pendidikan
DPRD Kaltim

Tiga Kabupaten/Kota Belum Serahkan Aset Pendidikan
Telah dibaca : 1.084 Kali.

BossMSI2023By BossMSI202327 Agustus 2021Tidak ada komentar1 Min Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin saat ditemui awak media di lantai 1 Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Kamis (26/8/2021).
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin menyebut Komisi IV tengah mencoba memfasilitasi permasalahan tiga kabupaten/kota yang belum sepenuhnya menyerahkan aset pendidikan. Tiga kabupaten/kota tersebut ialah Kutai Kartanegara (Kukar), Samarinda dan Mahakam Ulu.

“Dalam kesempatan ini, Komisi IV mencoba untuk memfasilitasi. Salah satunya mencoba mengidentifikasi permasalahan apa yang terjadi sehingga aset ini secara penuh belum diserahkan ke pihak provinsi,” ujar Salehuddin saat ditemui di lantai 1 Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Kamis (26/8/2021).

Ia menyebut seluruh aset pendidikan kabupaten/kota telah diserahkan oleh BPKAD ke provinsi, tetapi memang tidak sepenuhnya aset tersebut sudah teradministrasi.

“Ada sekolah yang bangunannya, asetnya sudah diserahkan ke neraca provinsi, tetapi lahannya belum karena sertifikatnya belum ada dari kabupaten/kota” jelasnya.

Menurutnya, ini kurang baik, karena pada akhirnya Dinas Pendidikan Provinsi tidak bisa membangun gedung di atas lahan yang belum jelas.

“Misalnya membangun ruang belajar baru di atas tanah yang sertifikatnya belum ada,” terangnya.

Ia menargetkan tahun 2021 semua permasalahan terkait aset pendidikan sudah clear (selesai), sehingga pada tahun 2022 beberapa sekolah sudah bisa menerima bantuan.

“Bantuan dari keuangan provinsi misalnya, atau dana alokasi khusus dari kementerian,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan melakukan proses monitoring untuk mengawasi proses akselerasi percepatan pengadministrasian aset dari tiga daerah tersebut.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous Article23 Ribu Stok Vaksin AstraZeneca di Samarinda Disalurkan ke Warga Nonmuslim
Telah dibaca : 537 Kali.
Next Article Pizza Hut Hadir di Bontang, Serap 80 Persen Tenaga Lokal
Telah dibaca : 1.057 Kali.
BossMSI2023

Related Posts

Sebelum Gelar Hak Angket Fraksi Golkar DPRD Usul Konsultasi ke Kemendagri
Telah dibaca : 671 Kali.

18 Mei 2026

DPRD Kaltim Sepakati Dua Juru Bicara, Nasib Hak Angket Ditentukan dalam Rapat 4 Mei
Telah dibaca : 694 Kali.

1 Mei 2026

Anggota DPRD Kaltim Desak Dirut Eksternal untuk Benahi Bankaltimtara
Telah dibaca : 690 Kali.

31 Maret 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 639 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 693 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 642 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 639 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 693 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.866 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 639 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 693 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 675 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 646 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.