Bontang – Mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kota Bontang, Rumah Sakit (RS) Amalia lakukan vaksin kepada 800 orang siswa SMP Negeri 2 Bontang.
Kegiatan yang dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah digelar di SMP Negeri 2 Bontang, Senin (20/9/2021).

Dalam sambutannya, Najirah mengatakan percepatan vaksinasi dilakukan untuk mengejar target herd immunity yakni 70 persen tervaksin dari total keseluruhan warga Kota Bontang.
“Program ini untuk mengejar target herd immunity, kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada RS Amalia yang sudah mendukung upaya pemerintah melalui program vaksinasi,” ujarnya.
Direktur RS Amalia, dr Yuniarti Arbain mengatakan ada 900 dosis vaksin Sinovac yang disiapkan untuk dosis pertama pada kegiatan vaksinasi kali ini.
“Kami siapkan 900 dosis vaksin untuk pelajar SMP Negeri 2 Bontang namun akan dikurangi lagi jika ada siswa yang sudah terkonfirmasi positif sehingga harus menunggu tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Vaksin ini merupakan bentuk dukungan RS Amalia pada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam menyukseskan percepatan vaksin Covid-19 di Kota Taman.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk pemerintah,” ujarnya.
Ia menerangkan, saat ini vaksin Covid-19 di Kota Bontang sangat banyak, namun pemerintah kekurangan tim eksekusi sehingga RS Amalia menurunkan tenaga kesehatan untuk membantu Pemkot Bontang.
“Jujur vaksin Covid-19 di Dinkes Bontang sangat banyak, tapi mereka kekurangan tenaga, karena itu kami untuk kegiatan hari ini turunkan tim sebanyak 35 orang tenag kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Bontang Eko Yuli Amanto menerangkan dari 810 siswa yang menerima vaksin hanyalah siswa yang sudah mendapatkan izin dari orang tua.
“Untuk vaksinasi atas persetujuan orang tua siswa. Jadi yang saat ini hanya 633 siswa yang mau divaksin, harapan kita besok bisa bertambah,” ujarnya.
Adapun vaksinasi ini digelar hari ini dan besok, dengan target vaksin seharinya mencapai 400 siswa yang menentukan mau divaksin Covid-19.
“Kita targetkan 400 hari ini, 400-nya besok,”ujarnya.
Dirinya berharap dengan adanya vaksin Covid-19 di SMP Negeri 2 Bontang saat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) nanti tidak akan menimbulkan kasus penyebaran Covid-19.
“Kita tengah menyiapkan izin gelar PTM, harapan kita dengan divaksin PTM tidak menimbulkan kasus penyebaran Covid-19,” tutupnya.

