
Bontang – Pemerintah Provinsi Kaltim, akan wacanakan wilayah perairan Kota Bontang sebagai kawasan konservasi dalam upaya untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut
Menurut Agus Haris Wakil Ketua DPRD Bontang,dimana kawasan perairan merupakan sumber penghasilan bagi masyarakat yang beraktivitas sebagai nelayan. Apabila wacana itu dilakukan, maka pemerintah harus menyiapkan segala bentuk kompensasi.
“Semestinya sebelum dilakukan, pemerintah sudah mempersiapkan solusi dari program yang dibuat,” terang Agus Haris.
Dikatakannya, Kota Taman sebagai kawasan yang dikelilingi laut dan pesisir pantai secara otomatis berkembang pula masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan baik dari penangkapan ikan, budidaya maupun pengolahan hasil nelayan.
“Sebaiknya pemerintah tidak serta merta langsung menetapkan laut ini sebagai kawasan konservasi begitu saja tanpa memikirkan dampak yang akan dialami para nelayan,”jelasnya saat dikonfirmasi melalui saluran teleponnya, Selasa (9/11/2021)
Mereka hanya melakukan aktivitas sebagai nelayan di wilayah yang mudah dijangkau kini harus berlayar jauh, tentu itu akan mempengaruhi sisi pembiayaan para nelayan.
Lanjutnya, pemerintah harus mengambil langkah yang tepat. Selain memikirkan keberlangsungan ekosistem laut juga ada jaminan kesejahteraan bagi para nelayan.
“Jaminan kesejahteraan itu penting, misal bantuan subsidi BBM kepada nelayan maupun bentuk kompensasi lainnya,” tandasnya.

