SAMARINDA: Momentum peringatan ulang tahun ke-10 SDN 007 Samarinda Ulu menjadi tonggak baru dalam transformasi pendidikan di Kota Samarinda.
Sekolah hasil penggabungan tiga sekolah pada 2016 ini resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pendidikan (SIP 007) berbasis Android.
Kepala sekolah, Sri Mulyati, menjelaskan inovasi tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
“Puncaknya hari ini adalah launching SIP 007. Di dalamnya terdapat Digital Library yang berisi koleksi e-book, di mana sebagian besar merupakan karya asli guru-guru kami sendiri,” ujarnya kepada awak media, Kamis, 23 April 2026.
Ia menuturkan, aplikasi yang tersedia di Play Store itu dirancang khusus untuk internal sekolah.
Guru dapat mengakses menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP), sementara siswa menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), sehingga penggunaan tetap aman dan terfokus.
Tak hanya peluncuran aplikasi, perayaan satu dekade sekolah juga diwarnai dengan peluncuran lagu Mars sekolah.
Lirik lagu tersebut disusun berdasarkan visi dan cita-cita sekolah, kemudian digarap oleh seorang komponis hingga menjadi karya musikal yang representatif.
Selain itu, Sri Mulyati juga meluncurkan buku ke-15 karyanya berjudul “Generasi Emas Indonesia Melalui Implementasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
Buku tersebut ditulis sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam membangun karakter siswa sejak dini.
Perayaan HUT ini turut dimeriahkan berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan siswa dan guru, seperti lomba pidato bertema “Jika Aku Menjadi Kartini” serta peragaan busana daerah yang menampilkan kolaborasi unik antar warga sekolah.
Sri Mulyati menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan sekolah dalam menjaga konsistensi inovasi pendidikan.
“Ini adalah renungan bagi kami untuk tetap komitmen dalam melakukan inovasi pendidikan. Fokus kami tetap mengacu pada visi Kementerian, yaitu mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” pungkasnya.

