SAMARINDA: Wali Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Harun menyoroti kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian akibat dinamika negara-negara maju.
Hal itu ia ungkapkan saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Samarinda tahun Anggaran 2024 kepada DPRD Kota Samarinda di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (27/3/2024) malam.
Meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi global yang berat, Andi Harun menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda pada tahun 2023 justru mengalami peningkatan yang signifikan.
“Pada 2023 capaian pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda mencapai 8,62%, meningkat dari 6,6% pada tahun sebelumnya (2022),” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Harun juga menyoroti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Samarinda yang mencapai 82,32% pada tahun 2023, naik dari 81,43% pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Tren positif juga terlihat dalam penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Samarinda. Angka kemiskinan turun menjadi 4,81% dari tahun sebelumnya.
Sementara angka pengangguran menurun dari 6,78% pada tahun 2022 menjadi 5,92% pada tahun 2023.
Andi Harun menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini, yang menunjukkan ketangguhan dan ketahanan ekonomi Kota Samarinda di tengah badai ekonomi global.
“Ini merupakan contoh pentingnya kerja keras bersama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam membangun ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di masa yang penuh dengan tantangan ini,” tegasnya.
Dengan pencapaian yang membanggakan ini, Kota Samarinda terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.(*)

