Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Dorong Pengembangan Inovasi Keuangan Digital, OJK Infinity 2.0 Diluncurkan
Ekonomi

Dorong Pengembangan Inovasi Keuangan Digital, OJK Infinity 2.0 Diluncurkan
Telah dibaca : 1.086 Kali.

Rabiatun DrakelBy Rabiatun Drakel25 April 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Inovasi keuangan digital
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

JAKARTA : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Pusat Inovasi OJK (OJK Infinity) 2.0 di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025.

Peluncuran OJK Infinity 2.0 ini untuk merespons percepatan pengembangan ekosistem keuangan digital secara menyeluruh. Selain itu, mendorong pengembangan inovasi keuangan digital.

Peluncuran tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI Teuku Riefky Harsya dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.

Kemudian, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Sektor Keuangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi, Duta Besar Swiss untuk Indonesia H.E. Olivier Zehnder, perwakilan pelaku dan asosiasi industri jasa keuangan serta akademisi.

Dalam sambutannya, Menteri Riefky mengatakan bahwa sedikitnya terdapat tiga pilar dari strategi penguatan ekonomi kreatif (Asta Ekraf) dalam ruang lingkup kolaborasi antara Kementerian Ekraf dengan OJK. Hal itu meliputi Sinergi Ekraf, Dana Ekraf, dan Talenta Ekraf.

“Kami percaya, hanya dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas/asosiasi, media, dan juga lembaga keuangan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif,” kata Riefky.

Sementara, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan pengembangan kerja sama dan sinergi dengan memanfaatkan sandbox dan Pusat Inovasi OJK Infinity.

Sinergi ini tidak hanya mendorong munculnya industri dan model bisnis baru, tapi juga membentuk ekosistem baru.

“Ini yang saya harapkan ke depan, kita pahami sandbox tadi yang juga untuk suatu proses pengembangan, pengujian, pematangan dari satu ekosistem pembiayaan dan tentu sektor riil yang bisa melakukan sinergi,” kata Mahendra.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi aktif membangun ekosistem inovasi keuangan digital yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman. Tapi, juga mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional dan masyarakat luas.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif IAKD Hasan Fawzi menyampaikan pentingnya kehadiran OJK Infinity dalam pengembangan ekosistem keuangan digital.

Inovasi teknologi sektor keuangan ini perlu terus diberikan ruang yang memadai untuk dapat diuji dalam lingkungan yang terbatas, aman, terkontrol, dan diawasi secara seksama. Tujuannya, untuk memastikan terciptanya inovasi yang memberikan manfaat lebih besar.

“Tapi, tetap kita pastikan selaras dengan tata kelola yang baik, prinsip kehati-hatian, pelindungan konsumen, dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional,” kata Hasan.

Lebih lanjut, dikatakannya, OJK telah mengambil inisiatif untuk mengembangkan Pusat Inovasi OJK yang tidak hanya menjadi pelengkap dari sandbox. Tapi juga diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan ITSK di Indonesia.

OJK melakukan revitalisasi OJK Infinity 2.0 dengan menerapkan pendekatan “Pentahelix Concept” yang menekankan pada sinergi dan kolaborasi di antara lima elemen utama.

Mulai dari pemerintah dan regulator sebagai pembuat kebijakan dan regulasi, pelaku bisnis sebagai inovator dan penggerak pasar.

Kemudian, akademisi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan riset, media sebagai saluran diseminasi informasi untuk membangun literasi publik. Juga, masyarakat/konsumen sebagai pengguna dan penerima manfaat.

Pada 2025 ini, OJK Infinity 2.0 menjalankan empat program utama yang bersifat strategis dan berdampak nasional. Hal ini seperti, pengembangan skema pendanaan industri kreatif nasional, seperti game, musik, film dan animasi berbasis Web3 bekerja sama dengan Kementerian Ekraf.

Kemudian, penyelenggaraan kompetisi Infinity Hackathon dengan tema pengembangan blockchain di Indonesia. Pelaksanaan program ini bekerja sama dengan Kementerian Ekraf dan Asosiasi Blockchain Indonesia.

Juga, proyek digitalisasi industri sapi perah yang bekerja sama dengan International Labour Organization (ILO) dan Asosiasi Fintech Indonesia. Juga, peluncuran edisi perdana buletin “Beyond Infinity” dengan fokus utama pada topik keamanan siber.

 

Mahendra Siregar Menteri Riefky OJK Infinity 2.0 Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleSambut Hari Otda, Gubernur Kaltim Soroti Kewenangan Pengelolaan 12 Mil Laut
Telah dibaca : 879 Kali.
Next Article Bukan Sekadar Teknik, Penilai juga Bertanggung Jawab Moral dalam Pengadaan Tanah
Telah dibaca : 887 Kali.
Rabiatun Drakel

Related Posts

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.

22 April 2026

Strategi Pemkot Samarinda Kendalikan Inflasi Imbas Kenaikan BBM, Operasi Pasar Kembali Digelar
Telah dibaca : 649 Kali.

21 April 2026

BPK Kaltim Nyatakan Pengelolaan Dana Parpol di Samarinda Tanpa Temuan
Telah dibaca : 645 Kali.

20 April 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 635 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 640 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 658 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 635 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 640 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 629 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 635 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 640 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.