SAMARINDA: IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) mulai membentuk Ikatan Alumni (IKA), sebagai wadah memperkuat sinergi antara lulusan dan kampus.
Pembentukan organisasi alumni tersebut, menjadi salah satu hasil penting dalam reuni perdana lintas jurusan yang dihadiri sekitar 110 alumni.
Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat IKIP PGRI Kaltim Abdul Rozak Fahrudin mengatakan, reuni perdana menjadi momentum. Untuk mendorong alumni berkontribusi terhadap pengembangan kampus.
“Reuni ini menjadi langkah awal untuk mendorong alumni berpartisipasi dalam kegiatan kampus sekaligus membentuk IKA IKIP PGRI Kalimantan Timur,” ujarnya usai acara Reuni Alumni di Kampus IKIP PGRI Kaltim, Minggu, 12 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, alumni dari berbagai program studi, seperti Pendidikan Matematika, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Ekonomi, hingga Kurikulum Teknologi Pendidikan. Sepakat membentuk tim formatur, beranggotakan lima orang yang bertugas menyusun struktur kepengurusan IKA.
Rozak menargetkan, kepengurusan Ikatan Alumni dapat terbentuk dalam satu hingga dua bulan ke depan sebelum dilantik secara resmi.
“Paling lama dua bulan pengurus sudah terbentuk, setelah itu bisa dilakukan pelantikan,” katanya.
Ia mengungkapkan banyak lulusan IKIP PGRI Kaltim yang kini menduduki jabatan strategis, mulai dari kepala dinas, pejabat pemerintah, hingga anggota DPR RI.
Menurutnya, keberhasilan para alumni menjadi modal penting untuk memperkuat jejaring dan mendukung kemajuan almamater.
“Melalui wadah alumni ini kami ingin membangun IKIP PGRI Kaltim secara bersama-sama. Agar kegiatan-kegiatan kampus semakin berkembang,” ucapnya.
Setelah kepengurusan IKA terbentuk, kampus bersama alumni berencana menggelar reuni akbar pada 2027 atau 2028. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menghimpun lebih banyak alumni dari berbagai angkatan dan daerah.
“Kami berharap reuni akbar nanti bisa menjadi ajang silaturahmi yang lebih besar sekaligus memperkuat kolaborasi alumni dengan kampus,” tutup Rozak.

