anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Akmal Malik
“Beberapa daerah destinasi wisata punya potensi besar, lokasinya keren, jalan sudah bagus, tapi listrik belum ada. Ini harus segera kita selesaikan,” kata Akmal di VIP Room Bandara Kalimarau, Berau, Sabtu (25/5/2024).
“Khususnya untuk Kaltim, diharapkan dapat menerapkan konsep ‘Smart City’ dan menjadi pelopor dalam penerapan infrastruktur cerdas. Mengingat Kaltim merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara,” kata Akmal.
“Jujur ini tempat wisata paling keren yang pernah saya datangi. Keren sekali,” kata Akmal di atas paddling usai mengitari danau Labuan Cermin, Jumat (24/5/2024).
“Bantuan ini seperti kita membantu perahu tapi tidak ada sungainya, tidak bisa digunakan. Makanya, listrik ini harus prioritas agar mesin bisa segera digunakan,” kata Akmal di Balai Pertemuan Umum (BPU) Teluk Sumbang, Jumat (24/5/2024).
“Makanya, ke depan perlu kolaborasi untuk penanganan abrasi pantai ini. Kalau dibiarkan, habis kampung-kampung di sini akan terkena abrasi,” kata Akmal saat melihat bangunan pemecah ombak di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kamis (23/5/2024).
“Di beberapa titik saya lihat bekas bom ikan, karangnya baru tumbuh. Ini tugas kita untuk menjaga konservasi laut. Ini tempat bagus, sekali lagi tolong dijaga. Jangan gunakan bom ikan lagi. Pariwisata kita punya potensi yang sangat luar biasa,” kata Akmal.
“IKN pasti membutuhkan pangan yang besar, termasuk dari laut. Karena itu kita harus memberi ruang agar nelayan-nelayan kita bisa melaut dengan tenang, bisa melaut dengan kapal yang bagus dan bahan bakar tersedia sehingga produktivitas mereka juga meningkat,” kata Akmal saat meninjau SPBN di Kampung Biduk-Biduk, Berau, Kamis (23/5/2024).
“Jadi reward bagi mereka tidak hanya bisa menjadi kepala sekolah atau pengawas sekolah, tapi ada semacam tunjangan (insentif) yang diberikan sebagai penyemangat para Guru Penggerak,” kata Akmal.
“Berkat kerja keras PLN, Long Iram sudah menyala 100 persen. Kemudian, tinggal dua gardu utama yang akan diperbaiki yaitu pertama di Datah Bilang, kedua Long Bagun, Ujoh Bilang,” kata Akmal.
.”Kita berharap semua pihak dapat memahami karena kondisi saat ini masih proses awal dengan fokus di pembangunan kawasan inti dulu,” kata Akmal.
