anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Jaya Mualimin
SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya memperkuat upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit kanker, khususnya pada perempuan. Hal ini menyusul tingginya kasus kanker…
SAMARINDA: Kasus kanker yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim), mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi kedokteran nuklir sebagai terobosan…
SAMARINDA: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) membuka tiga jenis layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 Tim…
“Program kesehatan gratis ini menggunakan skema BPJS. Kami menyiapkan anggaran untuk membayar premi warga yang belum memiliki kartu atau tidak mampu bayar iuran. Jadi ketika mereka sakit, langsung dijamin oleh BPJS,” jelas Jaya saat ditemui di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Rabu, 7 Mei 2025.
“Dari 66 rumah sakit di Kaltim, sudah ada 12 yang sedang dalam proses persiapan. Mulai 30 Juni, tidak ada lagi kelas 1, 2, atau 3. Semua layanan rawat inap akan setara dengan standar yang sama,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Rabu, 7 Mei 2025.
“Selamat kepada adik-adik, semoga bisa menjalankan amanat dengan baik. Kalau bisa lanjutkan pendidikan, ayo dilanjutkan ke jenjang S1,” ujar Jaya.
SAMARINDA : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama BPJS Kesehatan berencana menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman program Gratispol bidang kesehatan. Gubernur Kaltim…
SAMARINDA : Sekata Foundation melaksanakan diskusi umum Restoratif Justice bagi Penyalahgunaan NAPZA (Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif) di Kalimantan Timur (Kaltim). Acara ini berlangsung di…
“Kami menggandeng ombudsman, pelayanan yang tidak ramah, tidak memuaskan, bisa lapor ke ombudsman atau dinkes, kita akan tindaklanjuti,” tegasnya dalam konferensi pers di Ruang Wiek Diskominfo Kaltim, Jumat (26/1/2024).
“Kita lihat angka merah (lonjakan kasus) itu yang seharusnya 10 kasus per 100 ribu penduduk di Kaltim, menjadi di atas 150 per 100 ribu penduduk,” kata Jaya Mualimin.
