JAKARTA : Membaiknya perekonomian baik secara domestik maupun global, merupakan cikal bakal pertumbuhan bisnis di Indonesia. Diantaranya bisnis asuransi yang notabene, hadir sebagai penopang jaminan untuk sektor bisnis lain.
Namun tidak semua ragam bisnis asuransi, tumbuh sebaik rencana yang ditetapkan perusahaan. Seperti data yang terekam, diindustri asuransi jiwa saja ada 33 perusahaan, dengan 438 unitlink.
Untuk meminimalisir dan mengetahui kualitas operasional perusahaan asuransi, Direktur Utama PT Media Asuransi Indonesia Mucharor Djalil, dalam bincang-bincang yabg dihubungi narasi.co, usai penyerahan penghargaan, Selasa, 4 Maret 2025, mengatakan, setiap tahun pihaknya memberikan penghargaan kepada perusahaan asuransi yang berkinerja baik.
Award yang diberikan kata Mucharor, semoga menjadi pendorong untuk lebih semangat berkinerja. Sekaligus bisa memberikan perlindungan yang maksimal bagi, masyarakat pemegang polis.
Dikatakan, diawal triwulan 2025 PT Media Asuransi Indonesia, memberikan award kepada perusahaan asuransi berkategori unitlink yang bekerja sesuai Surat Edaran OJK No.5 Tahun 2022.
Dijelaskan Media Asuransi, untuk kali keempat memberikan penghargaan Unitlink Award 2025, untuk industri asuransi jiwa. Untuk memperebutkan, predikat unitlink berkinerja investasi terbaik tahun ini.
Untuk 2025 ini penghargaan diserahkan untuk 24 perusahaan asuransi jiwa, diselenggarakan secara virtual. Acara disiarkan secara langsung melalui Zoom dan jejaring sosial kanal YouTube TVAsuransi (tunda) pada 4 Maret 2025.
Berdasar data Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) , sebenarnya jumlah produk unitlink yang saat ini beredar di pasar jauh lebih banyak, tetapi sebagian dari produk-produk tersebut tidak lolos persyaratan untuk ikut dinilai.
“Namun ada beberapa kriteria dari dewan juri sehingga tidak semua perusahaan asuransi unitlink, masuk dalam kategori penilaian,”ujarnya seraya menambahkan, hanya 33 perusahaan ikut dan ada 24 perusahaan yang menang.

