Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Dewan Minta Pemkot Beri Kelonggaran Bagi Pelaku Usaha Lang-Lang
DPRD Bontang

Dewan Minta Pemkot Beri Kelonggaran Bagi Pelaku Usaha Lang-Lang
Telah dibaca : 558 Kali.

MarselaBy Marsela19 Maret 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Bontang-Sejak Covid-19 masuk wilayah Bontang, Stadion Lang-lang yang merupakan salah satu aset pemerintah dinonaktifkan. Hal ini berdampak buruk pada ekonomi pelaku usaha di dalamnya.

Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakang (BW) minta Pemkot beri kelonggaran guna memulihkan ekonomi pelaku usaha mikro kecil.

Pelaku usaha di aset pemerintah itu merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di pasar atau aset lain. Hal ini diungkapkan BW saat dihubungi awak media melalui saluran telepon, Kamis (18/3/2021).

“Apa perbedaan pasar Rawa Indah dan Lang-Lang, keduanya merupakan aset pemerintah, namun di sini kok yang ada dibatasi dan tidak dibatasi,” ungkapnya.

Seharusnya pemerintah tidak boleh tebang pilih, agar tidak ada kecemburuan antara warga masyarakat.

Bakhtiar mengatakan akibat Stadion Lang-Lang dinonaktifkan pelaku usaha di dalamnya mengalami kemerosotan ekonomi. Karena itu pemerintah harus mampu memulihkan kembali keadaan tersebut.

“Yaitu dengan memberikan kelonggaran bagi pelaku usaha di Lang-Lang,” ungkapnya.

Pemerintah harus memberikan titik terang bagi kehidupan ekonomi pelaku usaha apalagi menjelang bulan Ramadan pelaku usaha membutuhkan pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dirinya berharap agar pemerintah mengizinkan pelaku usaha kembali berjualan dengan mengimbau agar tetap menaati protokol kesehatan

“Harapan saya pelaku UMKM bisa kembali beaktivitas dengan semula, tapi perlu ditekankan lagi untuk mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleDOB Samarinda Seberang Perlu Kajian Mendalam
Telah dibaca : 572 Kali.
Next Article Andi Faizal Sarankan Swab Antigen Sebelum Vaksin
Telah dibaca : 466 Kali.
Marsela

Related Posts

340 Warga Hadiri Reses Sumardi, Keluhkan PJU Mati dan Drainase di RT Loktuan
Telah dibaca : 927 Kali.

4 Desember 2024

Yassier Arafat: Terminal Tipe B Bontang Dijadwalkan Beroperasi Desember 2024
Telah dibaca : 981 Kali.

30 November 2024

Yassier Minta Pemkot Jaga Fungsi Lapangan Berbas Pantai Sebagai Ruang Olahraga Warga
Telah dibaca : 988 Kali.

29 November 2024

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 623 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 623 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 623 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.