Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Andi Faizal Sarankan Swab Antigen Sebelum Vaksin
DPRD Bontang

Andi Faizal Sarankan Swab Antigen Sebelum Vaksin
Telah dibaca : 467 Kali.

MarselaBy Marsela19 Maret 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Bontang – Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan agar masyarakat melakukan swab antigen dahulu sebelum divaksin Covid-19.

Demikian disampaikan Andi Faiz saat ditemui awak media di Auditorium Tiga Dimensi Bontang, Jumat ( 19/3/2021).

Hal ini harus dilakukan karena beberapa Anggota Komisi III DPRD Bontang justru dinyatakan positif Covid-19 setelah mendapatkan vaksin tahap satu.

“Ya memang benar ada beberapa teman dari Komisi III yang sudah vaksin, terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Ia mengatakan karena anggarannya banyak, lebih efektif selanjutnya, sebelum divaksin Covid-19, terlebih dahulu diswab antigen, untuk mengetahui dari awal bahwa sudah terinfeksi atau belum.

“Karena yang saya khawatirkan saat divaksin sudah positif, jadi percuma,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwa saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya setelah saat divaksinasi sudah terpapar atau terinfeksi serta masuk dalam masa inkubasi sehingga harus menunggu empat bulan lagi agar dapat menerima vaksin Covid-19 kembali.

Saat ini Pemerintah Kota Bontang sementara merefocusing anggaran senilai Rp210 miliar yang dipangkas dari 30% dana transfer umum (DAU) dan 8% insentif daerah.

“Semua sudah ada peruntukannya, yakni untuk pemulihan ekonomi nasional, penanganan kesehatan termasuk vaksinasi,” terangnya.

Namun pemerintah daerah, melalui Sekretaris Daerah dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah sedang meramu refocusing ini agar segera dijalankan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Dirinya berharap dengan adanya dana yang cukup besar ini dapat membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Bontang.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleDewan Minta Pemkot Beri Kelonggaran Bagi Pelaku Usaha Lang-Lang
Telah dibaca : 558 Kali.
Next Article 4 Peserta dari Bontang Lolos Seleksi Timnas U-16 Tingkat Provinsi
Telah dibaca : 469 Kali.
Marsela

Related Posts

340 Warga Hadiri Reses Sumardi, Keluhkan PJU Mati dan Drainase di RT Loktuan
Telah dibaca : 927 Kali.

4 Desember 2024

Yassier Arafat: Terminal Tipe B Bontang Dijadwalkan Beroperasi Desember 2024
Telah dibaca : 981 Kali.

30 November 2024

Yassier Minta Pemkot Jaga Fungsi Lapangan Berbas Pantai Sebagai Ruang Olahraga Warga
Telah dibaca : 988 Kali.

29 November 2024

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.