JAKARTA: Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menyebut momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 116 tahun yang menjadi periode kebangkitan nasional kedua juga merupakan momentum kebangkitan daerah di Kaltim.
Ia menjelaskan, hal itu sebab seiring dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) Benua Etam mulai bergerak pada transformasi ekonomi.
Kondisi itu bisa terlihat dari struktur pendapatan asli daerah sedikit lebih tinggi dari pendapatan bagi hasil daerah.
“Artinya, momentum kebangkitan nasional kedua juga diikuti bangkitnya Kaltim secara nasional,” kata Yuni, sapaan akrabnya.
Hal itu ia katakan usai menjadi Irup Harkitnas ke 116 di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (20/5/2024).
Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu menyebut, kebangkitan daerah melalui transformasi ekonomi juga tidak lepas adanya kesiapan yang dilakukan Pemprov Kaltim.
Mulai dari desain disiapkan, kebijakan pendukung hingga hilirisasi juga disiapkan.
Bahkan, Pemprov Kaltim telah mengimplementasikan dana karbon berbasiskan kinerja.
“Ini hal-hal yang tak pernah terbayangkan di Indonesia, tapi sudah dilakukan oleh Kaltim,” sebutnya.
Ia menambahkan, Kaltim semakin tumbuh dilihat dari pertumbuhan ekonomi melalui data BPS Kaltim, yakni triwulan I 2024 mencapai 7,26 persen.
“Yang jelas, ini dampak hadirnya Ibu Kota Nusantara,” tuturnya.
Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Kaltim M Sirajuddin, pejabat eselon Il dan III, serta ASN lingkup Pemprov Kaltim.(*)

