SAMARINDA : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) Fahmi Idris, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Kalimantan Timur diharapkan berjalan lancar dengan tingkat partisipasi melebihi target nasional.
Fahmi menjelaskan bahwa meski masa kampanye singkat, pihaknya tetap optimis akan kesuksesan Pilkada, dengan target partisipasi melebihi target nasional sebesar 77,5 persen.
Pada kesempatan itu, Fahmi juga menjelaskan tahapan-tahapan yang telah dimulai sejak 25 September hingga 23 November mendatang. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi memastikan kelancaran setiap tahapan.
Dalam pemaparannya, Fahmi menjelaskan adanya perubahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada serentak kali ini.
“Jumlah DPT meningkat menjadi 2.821.202 pemilih, namun jumlah TPS berkurang dari 11.441 menjadi 6.274,” kata Fahmi.
Hal ini disebabkan perubahan regulasi yang menyatakan jumlah maksimal pemilih per TPS dalam Pilkada serentak adalah 600 orang, berbeda dengan Pemilu sebelumnya yang hanya 300 orang per TPS.
Lebih lanjut, Fahmi menegaskan bahwa seluruh kebutuhan logistik dan persiapan teknis lainnya sedang berlangsung, termasuk perekrutan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
“Kami sudah melakukan perekrutan anggota KPPS dan persiapan logistik agar proses pemilu berjalan lancar.” Ungkapnya
Fahmi optimis Pilkada di Kalimantan Timur akan berjalan aman dan damai, seraya berharap masyarakat turut berpartisipasi aktif.
“Kami sangat berharap dukungan masyarakat dan semua pihak untuk memastikan Pilkada berjalan dengan lancar. Kami tidak bisa menjalankan ini sendiri,” ujarnya.
Dengan pendeknya masa kampanye yang hanya berlangsung 60 hari, Fahmi mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi agar tahapan Pilkada dapat berjalan sesuai rencana.(*)

