SAMARINDA : Penjabat (Pj) Gubernur Kalimanatan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengingatkan pentingnya menanam pohon sebagai penghasil oksigen (udara).
“Saya mengajak mulai hari ini, mari kita menanam pohon demi kebaikan hidup dan lingkungan kita semua,” ajaknya.
Hal itu ia katakan pada Peluncuran Program Gerakan Menanam “1 Siswa 1 Pohon” se-Kaltim di Halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Samarinda, Sabtu (7/12/2024).
Ia memaparkan, manusia menghirup oksigen tidak kurang 20 persen dari udara yang dihasilkan tanaman pohon-pohon.
Setiap orang menghirup sekitar 2.200 liter oksigen per hari dari sekitar 20 persen total 11.000 liter udara yang dihirup manusia per hari sebagai oksigen.
“Itu kita dapat dan hirup secara cuma-cuma, tidak perlu membeli,” tuturnya.
Ia menjelaskan betapa oksigen ini mahal nilainya dengan mencontohkan ketika seseorang sakit dan harus membeli oksigen guna menyuplai pernapasannya.
“Misalnya, kita sakit perlu suplai oksigen 2.200 liter. Kira-kira berapa kita menyiapkan duit per hari, kalau harga oksigen Rp25 ribu per liter. Pasti tidak kurang dari Rp55 juta sehari,” terangnya.
Maka dari itu, Akmal selalu menggalakkan pentingnya menanam pohon. Hampir di setiap kegiatan pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan selalu dirangkai penanaman pohon.
Kegiatan dihadiri ratusan siswa-siswi dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2024.(*)

