

SAMARINDA : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan tenaga kerja ke BPJS Ketenagakerjaan.
Ia menyebutkan bahwa banyak perusahaan, termasuk perusahaan besar, belum sepenuhnya mematuhi regulasi tersebut, sehingga mengancam perlindungan tenaga kerja, khususnya terkait keselamatan kerja dan jaminan sosial.
“Kami mendapati bahwa beberapa perusahaan besar hanya mendaftarkan sebagian kecil tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Sementara sisanya, yang juga rentan terhadap risiko kerja, tidak mendapatkan perlindungan,” kata Novan.
Hal itu disampaikan Novan, Senin, 6 Januari 2025, di Ruang Rapat Utama Lt. 2 DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
Novan menegaskan perlunya sinkronisasi data antara BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja untuk memastikan semua tenaga kerja, termasuk pekerja proyek, terdaftar. Menurutnya, ketidaksesuaian data sering kali menjadi celah bagi perusahaan untuk tidak memenuhi kewajibannya.
Selain menyoroti sektor formal, Novan juga menekankan perlunya perhatian terhadap pekerja media dan pekerja lepas yang sering kali terabaikan dalam sistem perlindungan. Ia mengingatkan bahwa profesi ini memiliki risiko kerja tinggi dan wajib mendapatkan perlindungan yang setara.
“Rekan-rekan media juga harus diperhatikan. Perusahaan media seharusnya mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu, jika terjadi kecelakaan kerja, kompensasi dapat diberikan sesuai aturan,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, DPRD Samarinda akan melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah perusahaan besar untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan terhadap regulasi BPJS Ketenagakerjaan.
Langkah ini bertujuan memastikan semua tenaga kerja di Samarinda mendapatkan perlindungan yang layak sesuai peraturan.
“Perusahaan besar memiliki tanggung jawab besar. Kami akan memeriksa apakah mereka sudah mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya. Jika tidak, kami akan tindak lanjuti sesuai mekanisme hukum,” pungkas Novan.(*)

