Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Penertiban Eks Bandara Temindung Samarinda Menuai Protes, Pedagang: Untuk Sekolah Anak
Diskominfo Kaltim

Penertiban Eks Bandara Temindung Samarinda Menuai Protes, Pedagang: Untuk Sekolah Anak
Telah dibaca : 814 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah7 Agustus 2025Updated:8 Agustus 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Satpol PP Kaltim saat menertibkan bangunan liar di Kawasan Eks Bandara Temindung, Kamis, 7 Agustus 2025.
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Sejumlah tenda dan lapak pedagang semi permanen di kawasan eks Bandara Temindung Samarinda ditertibkan Satpol PP Kalimantan Timur karena dinilai melanggar pemanfaatan lahan milik pemerintah, Kamis, 7 Agustus 2025.

Teks: Satpol PP Kaltim saat menertibkan bangunan liar di Kawasan Eks Bandara Temindung

Penertiban ini menyasar bangunan-bangunan yang berdiri menetap di area ruang terbuka publik tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan eks Bandara Temindung menjadi titik favorit masyarakat untuk berolahraga, bersantai, dan berdagang.

Namun, aktivitas perdagangan tanpa izin yang dilakukan secara menetap dianggap mengganggu tata kelola kawasan.

Teks: Satpol PP Kaltim saat menertibkan bangunan liar di Kawasan Eks Bandara Temindung

“Kita tidak melarang berjualan, tapi jangan sampai membangun tenda permanen. Gunakan gerobak atau kendaraan, setelah selesai dibawa pulang,” ujar Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah.

Edwin menjelaskan bahwa penertiban ini bukan tindakan tiba-tiba.

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan memberikan peringatan berkali-kali kepada para pedagang agar tidak mendirikan bangunan semi permanen.

Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan sehingga aktivitas jual beli semakin meluas, bahkan beberapa lapak ditinggalkan bermalam.

Menurutnya, jika kondisi ini dibiarkan, kawasan eks bandara bisa berubah fungsi menjadi pemukiman liar dan menimbulkan kerawanan sosial baru.

“Sudah kami imbau berkali-kali. Tapi tetap saja membangun. Kalau dibiarkan, lama-lama disalahfungsikan dan bisa memicu penyakit masyarakat,” tegas Edwin.

Setelah penertiban, Satpol PP berencana menutup kembali kawasan tersebut dengan portal guna mencegah penggunaan area yang tidak sesuai fungsinya.

Edwin juga mengatakan, pihaknya tengah mengusulkan penataan ulang kawasan eks bandara agar lebih tertib ke depannya.

“Akan kita portal kembali dan sementara tidak digunakan dulu untuk aktivitas, apalagi yang menjurus ke pelanggaran,” katanya.

Namun kebijakan ini menuai keluhan dari sejumlah pedagang kecil. Salah satunya Yani (43), ibu rumah tangga yang sehari-hari berjualan gorengan dan minuman ringan di sana.

Ia mengaku tidak membangun lapak permanen dan hanya menggunakan tenda ringan untuk melindungi dagangannya dari panas dan hujan.

“Saya berjualan cuma dari jam 2 sampai jam 6 sore. Habis itu saya angkut semua. Ini buat bantu suami dan biayai anak sekolah,” ucap Yani.

Ia merasa sudah cukup tertib dengan tidak meninggalkan sampah dan hanya berjualan di waktu tertentu. Saat mengetahui tendanya dibongkar, Yani merasa diperlakukan tidak adil.

Pedagang lainnya, Aminah (39), bahkan mengalami kerugian besar karena seluruh peralatan dagangnya diangkut saat ia tak berada di tempat. Ia sedang mengantar anak sekolah ketika pembongkaran berlangsung dan tidak sempat menyelamatkan barang.

“Saya baru datang jam 9 pagi, eh lapak saya sudah nggak ada. Padahal saya nggak bikin bangunan beton, cuma pasang tenda dan meja,” katanya.

Aminah menyebut, sebelumnya ia justru mengikuti arahan petugas untuk berjualan di bagian dalam kawasan, bukan di pinggir jalan. Namun arahan tersebut kini justru menjadi bumerang.

Ia memperkirakan kerugiannya lebih dari tiga juta rupiah. “Tenda saya, galon, meja semua hilang. Itu semua modal jualan satu-satunya,” keluhnya.

Kedua pedagang ini berharap ada pendekatan yang lebih bijak dari pemerintah, terutama terhadap pedagang kecil yang bergantung pada penghasilan harian. Jika memang harus ditertibkan, menurut mereka, sebaiknya diberi waktu dan solusi yang layak.

“Kalau memang salah, kasih tahu. Biar kami bongkar sendiri, jangan tiba-tiba begini. Ini penghidupan kami,” tutup Aminah

eks Bandara Temindung Pedagang Pemerintah Satpol PP
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleJadi Sarang Aktivitas Terlarang, Eks Bandara Temindung Samarinda Dibongkar Satpol PP
Telah dibaca : 840 Kali.
Next Article Dirjen Bea Cukai Tinjau PT Mattel Indonesia II, Tegaskan Komitmen Dukung Ekspor
Telah dibaca : 807 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

Jelang Iduladha, Nilai Jual Barang Stabil Namun Pedagang Tertekan Harga Plastik Kemasan Melonjak Drastis
Telah dibaca : 664 Kali.

21 Mei 2026

Saat Nobar Gubernur Rudy Mas’ud Janji Segera Benahi Stadion Segiri Sesuai Standar Internasional
Telah dibaca : 664 Kali.

18 Mei 2026

Fakta Kursi Pijat Gubernur Kaltim Rp125 Juta, Ternyata Bukan untuk Satu Unit
Telah dibaca : 678 Kali.

1 Mei 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 625 Kali.

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 640 Kali.

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.

DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 641 Kali.

Event Lari Bergengsi Sekaligus Berderma, Ramaikan Acara Literasi Keuangan
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 625 Kali.
Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 640 Kali.
Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.
DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 641 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.335 Kali.

8 Maret 20233,833 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.815 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.999 Kali.

8 Maret 20233,363 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.074 Kali.

20 Juni 20243,319 Views
Don't Miss
Pendidikan 25 Mei 2026

Krisis Tenaga Pendidik Mengancam, Disdikbud Samarinda Prediksi Kekurangan 706 Guru hingga Akhir 2026
Telah dibaca : 625 Kali.

SAMARINDA: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda memperkirakan kekurangan tenaga guru di Kota Tepian hingga…

Investasi Rp13 Triliun Masuk Mahulu, Gubernur Harum Sebut PLTA Batoq Kelo Jadi Pembangkit Harapan
Telah dibaca : 640 Kali.

Masuk SD Tak Wajib Calistung, Sri Puji Astuti Soroti Ketidaksinkronan Kurikulum Dasar
Telah dibaca : 637 Kali.

DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Sosialisasi SPMB, Orang Tua Siswa Masih Dibayangi Kebingungan
Telah dibaca : 641 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.