Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD

Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » MBG di Kaltim Tetap Jalan Saat Ramadan, Menu Dialihkan ke Paket Kudapan Kering
Kesehatan

MBG di Kaltim Tetap Jalan Saat Ramadan, Menu Dialihkan ke Paket Kudapan Kering
Telah dibaca : 755 Kali.

Adi Rizki RamadhanBy Adi Rizki Ramadhan14 Februari 2026Updated:14 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Kepala SPPG Bhayangkari, Reynaldy Poppy Latief. (Narasi.co/Ira)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Kalimantan Timur (Kaltim). Namun, pola distribusi dan jenis menu akan disesuaikan demi menjaga keamanan pangan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bhayangkari Reynaldy Poppy Latief, menjelaskan selama Ramadan menu tidak lagi berupa makanan matang segar, melainkan paket kudapan kering yang lebih aman dan tahan lama.

“Kalau mengacu pengalaman tahun lalu, menunya dalam bentuk kemasan kering, seperti takjil. Jadi bukan makanan basah,” ujarnya, Jumat, 13 Februari 2026.

Menurut Poppy, paket tersebut akan tetap didistribusikan ke sekolah maupun posyandu seperti biasa.

Untuk sekolah, pengantaran dilakukan langsung ke masing-masing satuan pendidikan, sedangkan untuk layanan posyandu diserahkan di titik kumpul yang telah ditentukan.

“Distribusinya tetap kami antar ke sekolah-sekolah. Untuk posyandu juga sama, dibagikan di titik kumpul. Waktunya pun tetap seperti biasanya,” jelasnya.

Ia menuturkan, pemilihan menu kering dilakukan agar makanan lebih aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Selain itu, langkah ini juga untuk menghindari risiko makanan cepat basi selama proses distribusi.

Meski demikian, penerima manfaat yang tidak menjalankan ibadah puasa tetap akan diperhatikan. Poppy menyebut perlu ada pendataan ulang dari pihak sekolah untuk memastikan sasaran distribusi tepat.

“Kecuali bagi penerima manfaat yang tidak berpuasa, seperti non-muslim, ibu hamil, atau yang mendapat keringanan tidak berpuasa. Itu harus ada pendataan lagi dari sekolah,” katanya.

Sebelumnya, Pendamping Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Kalimantan Timur, Sirajul Amin, memastikan penyesuaian menu ini merupakan kebijakan nasional untuk menjaga standar keamanan pangan.

Selama Ramadan, MBG disajikan dalam bentuk paket kudapan bergizi dengan masa simpan sekitar 10 hingga 12 jam, sehingga aman dikonsumsi saat berbuka puasa.

Penyesuaian tersebut diterapkan di 161 SPPG yang saat ini aktif di Kaltim. Operasional seluruh SPPG tetap mengacu pada kalender pendidikan serta jadwal libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Layanan MBG tidak beroperasi pada hari libur resmi.

MBG Ramadan Reynaldy Poppy Latief SPPG
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticlePolresta Samarinda Prioritaskan Penanganan Pencurian Kabel PJU dan Baut Jembatan
Telah dibaca : 708 Kali.
Next Article DPRD Samarinda Imbau Pedagang Tak Naikkan Harga Bapokting Jelang Ramadan
Telah dibaca : 712 Kali.
Adi Rizki Ramadhan

Related Posts

Konsumsi Ikan Penting untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak dan Cegah Stunting
Telah dibaca : 693 Kali.

12 Juni 2026

Peran RS Swasta Belum Maksimal Tangani Pasien, TBC Masih Bertumpu di RSUD
Telah dibaca : 697 Kali.

5 Juni 2026

Mayoritas Jemaah Haji Kaltim Meninggal Akibat Gangguan Jantung
Telah dibaca : 682 Kali.

3 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD
Telah dibaca : 614 Kali.

Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Telah dibaca : 630 Kali.

Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan
Telah dibaca : 656 Kali.

Raperda Kepemudaan Disiapkan Jadi Payung Pengembangan Anak Muda Samarinda
Telah dibaca : 649 Kali.

Serapan Anggaran Disdikbud Samarinda Rendah, Komisi IV Soroti Bidang Tanpa Realisasi
Telah dibaca : 649 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD
Telah dibaca : 614 Kali.
Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Telah dibaca : 630 Kali.
Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan
Telah dibaca : 656 Kali.
Raperda Kepemudaan Disiapkan Jadi Payung Pengembangan Anak Muda Samarinda
Telah dibaca : 649 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.462 Kali.

8 Maret 20233,837 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.906 Kali.

2 Juli 20253,466 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.115 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.150 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
DPRD Samarinda 3 Juli 2026

Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD
Telah dibaca : 614 Kali.

SAMARINDA: Komisi IV DPRD Samarinda menyarankan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) mengoptimalkan pengelolaan aset…

Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Telah dibaca : 630 Kali.

Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan
Telah dibaca : 656 Kali.

Raperda Kepemudaan Disiapkan Jadi Payung Pengembangan Anak Muda Samarinda
Telah dibaca : 649 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.