SAMARINDA: Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong kemandirian generasi muda melalui program sosialisasi dan workshop yang berfokus pada pemanfaatan digital marketing serta penguatan literasi digital.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan pemuda yang saat ini mulai dilaksanakan di Samarinda.
“Hari ini kami melaksanakan salah satu tugas pokok Dispora melalui sosialisasi dan workshop kemandirian pemuda di Samarinda, dan ini juga akan dilaksanakan di 10 kabupaten/kota,” ujarnya usai kegiatan, Selasa, 7 April 2026.
Menurut Faisal, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemuda agar mampu memanfaatkan peluang di era digital, khususnya dalam bidang pemasaran berbasis teknologi.
“Kita ingin pemuda di era digital ini bisa memanfaatkan digital marketing,” katanya.
Selain itu, Dispora Kaltim juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai bekal utama menghadapi derasnya arus informasi di dunia maya.
Pemuda diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga cerdas dalam menyaring informasi.
“Yang paling penting mereka tidak terpapar arus digital yang tidak baik,” tegasnya.
Faisal menjelaskan, tema kemandirian sengaja diangkat sebagai langkah awal untuk membangun kesiapan pemuda dalam menghadapi dunia kerja yang kini semakin terdigitalisasi.
“Kemandirian ini kita harapkan dimulai dari dunia digital,” jelasnya.
Ke depan, program serupa akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Kaltim sebagai upaya pemerataan peningkatan kapasitas pemuda di daerah.
Melalui kegiatan ini, Dispora Kaltim berharap para pemuda tidak hanya siap bersaing di era digital, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri, sehingga dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

