SAMARINDA: Forum Kalimantan Timur Sehat (FOKUS) bersama Komunitas Jalan Sehat (KJS) Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluarkan imbauan resmi terkait rencana aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April mendatang.
Langkah ini diambil untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Benua Etam tetap terjaga.
Wakil Ketua FOKUS, Gulman menegaskan bahwa pihaknya menghormati penuh rencana penyampaian aspirasi tersebut.
Menurutnya, aksi demonstrasi merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin dan dilindungi oleh undang-undang.
“Kami rasa untuk menyikapi rencana tanggal 21 itu, pergerakan demo dari saudara-saudara kita yang ingin memberikan aspirasi untuk pemerintah Kaltim adalah hal yang sah-sah saja. Itu bagian dari hak demokrasi,” ujarnya, Senin, 13 April 2026.
Meski mendukung hak berpendapat, Gulman secara khusus mengajak seluruh anggota FOKUS dan KJS untuk bersikap bijak dan tidak mudah terprovokasi.
Ia menekankan bahwa poin utama dari pernyataan sikap FOKUS tentang ajakan menolak aksi pada tanggal 21 mendatang adalah demi menjaga agar aksi tersebut tidak keluar dari koridor aturan yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada anggota agar tidak terpancing dalam situasi ketika teman-teman memberikan aspirasinya. Selama aksi mengganggu keamanan dan ketertiban, itulah yang kita minta anggota supaya tidak masuk ke area situ,” jelasnya.
Menanggapi adanya pandangan masyarakat yang menilai FOKUS terlalu jauh mencampuri urusan aksi tersebut, Gulman memberikan klarifikasi.
Ia menyebutkan bahwa FOKUS memiliki posisi sebagai mitra yang mendukung pemerintah, namun tetap objektif dalam memberikan kritik jika kebijakan yang diambil tidak berpihak pada rakyat.
“FOKUS memang bagian dari pendukung pemerintah, tetapi kalau ada kebijakan yang lepas dari kemaslahatan warga, tentu kami juga sampaikan kritik. Jadi imbauan ini lebih kepada bahasa untuk menjaga ketertiban bersama,” tambahnya.
Terkait sikap organisasi pada hari pelaksanaan aksi, Gulman memastikan bahwa FOKUS dan KJS tidak akan menurunkan massa ke jalan.
Pihaknya memilih untuk memantau jalannya dinamika penyampaian aspirasi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap sesama elemen masyarakat.
“Tanggal 21 itu FOKUS dan KJS tidak akan turun. Kami bersama pengurus akan menyimak bagaimana aspirasi yang disampaikan saudara-saudara kita. Kita hormati dan kita hargai,” pungkasnya.

