Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Tunda Redistribusi 49.472 Peserta BPJS
Samarinda

Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Tunda Redistribusi 49.472 Peserta BPJS
Telah dibaca : 732 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah14 April 2026Updated:15 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memberikan pemaparan diskusi publik, Selasa, malam 14/4/2026 (Narasi.co/Ira)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memiliki kapasitas fiskal yang sangat memadai untuk menjamin layanan kesehatan bagi puluhan ribu warga yang dialihkan kepesertaannya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Menurutnya pengalihan beban anggaran sebesar 49.742 jiwa tersebut tidak boleh dilakukan secara sembrono dan harus menaati prosedur administrasi keuangan negara yang berlaku.

Wali Kota Andi Harun memaparkan data yang menunjukkan Samarinda saat ini merupakan salah satu daerah dengan komitmen penjaminan kesehatan tertinggi.

Dengan kapasitas fiskal yang sehat, Pemkot Samarinda sebenarnya tidak keberatan menanggung beban asalkan melalui mekanisme yang benar.

“Lihat secara kemampuan Samarinda sangat mampu. Kita punya uangnya. Saat ini saja, dari total penduduk 885.914 jiwa, kepesertaan BPJS yang sudah kita tanggung mencapai 889.079 jiwa,”terang Andi Harun pada penyampaian diskusi bersama KNPI Kota Samarinda, Selasa malam, 14 April 2026.

“Artinya cakupan kita sudah 101 persen, melebihi jumlah penduduk Samarinda,” tambahnya.

Menurut wali kota angka tersebut menunjukkan Pemkot Samarinda telah bekerja melampaui target nasional Universal Health Coverage (UHC). Namun, ia mengingatkan kemampuan bayar harus dibarengi dengan kepatuhan sistem.

Selain itu, persoalan utama yang menjadi ganjalan bukan terletak pada ketiadaan dana, melainkan pada siklus penganggaran yang sudah terkunci dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Mantan legislator Karang Paci itu, mengatakan memasukkan anggaran baru di tengah tahun berjalan tanpa perencanaan matang adalah tindakan yang berisiko secara hukum.

“Memasukkan beban puluhan ribu jiwa secara tiba-tiba tanpa masuk dalam RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) yang resmi bisa dianggap sebagai pelanggaran prosedur keuangan,”ungkap Andi Harun.

Setiap pergeseran anggaran yang berdampak besar memerlukan payung hukum yang kuat, bukan sekadar surat korespondensi antarpejabat sekda.

Andi Harun menyayangkan langkah Pemprov Kaltim yang melakukan redistribusi hanya melalui surat biasa, yang dinilai melanggar asas hukum pemerintahan.

Untuk itu, ia meminta agar segala kebijakan yang berdampak pada anggaran daerah dibahas dalam forum yang lebih formal dan melibatkan kajian yang transparan.

“Kalau ada pengalihan, harusnya ada keputusan gubernur yang setara dengan kebijakan awal. Kami butuh waktu untuk menyesuaikan ini di anggaran perubahan atau di tahun anggaran berikutnya agar semuanya akuntabel,” harap Andi Harun.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya distribusi keadilan anggaran antara provinsi dan kabupaten/kota agar tidak ada daerah yang merasa dibebani secara sepihak tanpa koordinasi yang harmonis.

Namun demikian, demi menjaga agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan akibat polemik administratif ini, Andi Harun mengusulkan agar pemberlakuan kebijakan ini ditunda hingga tahun 2027.

“Saya sarankan tunda hingga 2027 atau setidaknya duduk bersama dalam satu meja formal, agar transisi ini berjalan mulus tanpa menabrak aturan birokrasi,”pintanya.

Andi Harun BPJS Ditunda KNPI RKP APBD Samarinda
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleJaga Kondusivitas Jelang Aksi 21 April, FOKUS Imbau Anggota Tak Terpancing Provokasi
Telah dibaca : 795 Kali.
Next Article Kesbangpol Kaltim Ajak Aksi 21 April Diubah Jadi Kartinian
Telah dibaca : 750 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026 Disepakati Rp3,75 Triliun
Telah dibaca : 661 Kali.

1 Oktober 2026

Debit Benanga Turun 60 Liter per Detik, Distribusi Air ke Warga Digilir 3 Hari
Telah dibaca : 674 Kali.

26 September 2026

Elevasi Waduk Benanga Turun, Waduk Dayung Disiapkan Jadi Penyangga
Telah dibaca : 671 Kali.

26 September 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 662 Kali.

Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 650 Kali.

Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026 Disepakati Rp3,75 Triliun
Telah dibaca : 661 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.
Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.
Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 662 Kali.
Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 650 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.871 Kali.

8 Maret 20233,839 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 6.304 Kali.

2 Juli 20253,470 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.563 Kali.

8 Maret 20233,366 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.517 Kali.

20 Juni 20243,330 Views
Don't Miss
Ekonomi 1 Oktober 2026

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.

SAMARINDA: Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat alokasi pendanaan sekitar Rp73 miliar atau 4,691 juta dolar AS…

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 662 Kali.

Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 650 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.