SAMARINDA: Antusias Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan donor darah di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda terus meningkat.
Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 100 orang pada kegiatan di teras Balai Kota Samarinda.
Kabag Kesra Samarinda, Syamsu Nur, mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali dengan menyasar ASN di seluruh OPD, kecamatan, hingga kelurahan.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan, dan untuk kali ini jumlah pendaftar cukup tinggi, lebih dari 100 orang,” ujarnya diwawancarai media di sela kegiatan, Selasa, 14 April 2026.
Meski jumlah pendaftar melampaui target, tidak semua peserta dapat menjadi pendonor karena harus melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
“Dari yang mendaftar belum tentu semuanya bisa donor. Ada yang tidak memenuhi syarat seperti tekanan darah tinggi, hemoglobin rendah, atau kondisi tertentu lainnya,” jelasnya.
Pada pelaksanaan kali ini, pihaknya menargetkan 70 pendonor.
Untuk mendukung pencapaian tersebut, setiap OPD, kecamatan, dan kelurahan dianjurkan mengirimkan perwakilan, meski tidak bersifat wajib.
“Kami hanya menganjurkan masing-masing instansi mengirimkan dua orang untuk membantu memenuhi target, karena tidak semua yang datang bisa donor,” katanya.
Syamsu menambahkan, meningkatnya partisipasi ASN juga dipengaruhi lokasi kegiatan yang strategis, yakni di kawasan Balai Kota sehingga mudah dijangkau.
“Antusiasnya lebih besar karena lokasinya dekat dengan OPD di sekitar Balai Kota,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Seluruh darah yang terkumpul akan diserahkan kepada PMI untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami hanya menghimpun, selanjutnya distribusi darah sepenuhnya diatur oleh PMI,” pungkasnya.

