SAMARINDA: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penguatan tenaga medis melalui program penyediaan dokter spesialis, yang didukung alokasi anggaran mencapai Rp10 miliar.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan program tersebut bertujuan menjawab kebutuhan tenaga spesialis di berbagai daerah, khususnya wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.
“Penyiapan dokter spesialis ini menjadi salah satu prioritas kami, termasuk dukungan anggaran untuk menunjang keberlanjutan program,” ujarnya saat dihubungi, Minggu, 19 April 2026.
Dalam skema tersebut, estimasi gaji dokter spesialis yang disiapkan berada di kisaran Rp3 juta per bulan.
“Kebijakan ini diharapkan mampu menarik minat tenaga medis untuk bertugas di daerah, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur,” jelasnya.
Selain penguatan sumber daya manusia, Dinkes Kaltim juga mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan lain, termasuk pengadaan obat di fasilitas layanan kesehatan.
Khusus wilayah Samarinda, disiapkan anggaran Rp10 miliar untuk pengadaan obat-obatan di seluruh puskesmas.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Di samping itu, Dinkes Kaltim juga menjalankan sejumlah program lain untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Program-program tersebut mencakup penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga upaya promotif dan preventif,” tandasnya.

