Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Kaltim

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.

Ira Nur AjijahBy Ira Nur Ajijah13 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Kadiskominfo Kaltim, Muhammad Faisal (tengah) bersama narasumber dan moderator Wartawan Legend Bedapatan 4, di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Sabtu, 13/6/2026 (Narasi.co/Ira)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial. Ini rentan memunculkan hoaks, disinformasi, hingga polarisasi informasi.

Di satu sisi, tingkat penetrasi internet di Kalimantan Timur (Kaltim), yang telah melampaui rata-rata nasional dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan di era digital.

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal saat menjadi narasumber dalam kegiatan Wartawan Legend Bedapatan 4 di Hotel Claro Pandurata ex Hotel Atlet, Sabtu, 13 Juni 2026.

Faisal menjelaskan, berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet di Kalimantan Timur pada 2024–2025 mencapai 80,63 persen.

Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka 76,14 persen, yang juga masih berada di atas rata-rata nasional.

Artinya lanjutnya, meski sering muncul anggapan masih banyak wilayah blank spot. Jumlah pengguna internet di Kaltim tetap sangat tinggi.

“Ini menjadi peluang besar bagi siapa saja yang bergerak di ruang siber,” ujarnya.

Menurutnya, mayoritas masyarakat Kaltim mengakses internet, menggunakan data seluler pribadi. Sekitar 71 persen pengguna mengandalkan kuota internet sendiri dibandingkan jaringan Wi-Fi atau layanan internet gratis.

Ia juga menyoroti, tingginya durasi penggunaan internet masyarakat yang rata-rata mencapai lima jam per hari dalam empat tahun terakhir.

Namun menurutnya, angka tersebut kemungkinan lebih tinggi karena aktivitas masyarakat yang hampir tidak lepas dari telepon genggam.

“Bangun tidur membuka WhatsApp, sebelum tidur juga masih menggulir media sosial. Itu sudah menjadi bagian dari keseharian kita,” katanya.

Di sisi lain, Faisal mengungkapkan, tren pencarian informasi masyarakat Kaltim menunjukkan pola yang cukup positif.

Berdasarkan pengamatannya dalam beberapa tahun terakhir, informasi kesehatan menjadi topik yang paling banyak dicari pengguna internet dengan porsi sekitar 43 persen. Posisi berikutnya, ditempati informasi olahraga.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan tingkat literasi masyarakat Kaltim masih cukup baik dibandingkan tren nasional yang lebih banyak didominasi konten hiburan dan gosip.

Meski demikian, diingatkan, perkembangan media sosial juga membawa tantangan baru. Salah satunya adalah penyebaran informasi, yang tidak melalui proses verifikasi sebagaimana media massa.

Faisal menegaskan, media sosial memiliki karakter real time, berbasis konten buatan pengguna, serta sangat dipengaruhi algoritma.

Berbeda dengan, media massa yang memiliki mekanisme redaksi dan penyuntingan. Media sosial memungkinkan siapa saja mempublikasikan informasi tanpa proses pemeriksaan fakta.

“Media sosial bukan media massa dalam pengertian hukum. Ia hanya platform, sementara tanggung jawab isi kontennya ada pada masing-masing pengguna,” jelasnya.

Ia juga meluruskan pemahaman mengenai hoaks yang selama ini sering disalahartikan. Menurutnya, hoaks bukan sekadar informasi yang salah, melainkan informasi yang sengaja dibuat tidak benar meski pembuatnya mengetahui fakta yang sebenarnya.

Selain hoaks, Faisal menilai masyarakat saat ini, juga menghadapi tantangan berupa disinformasi, misinformasi, budaya clickbait. Hingga fenomena echo chamber, yang dipicu algoritma media sosial.

“Algoritma membuat seseorang terus menerima informasi yang sesuai dengan kebiasaan konsumsinya. Akibatnya cara pandang seseorang bisa semakin sempit karena hanya melihat informasi yang sejalan dengan keyakinannya,” katanya.

Faisal juga menyoroti perpindahan belanja iklan dari media massa ke media sosial yang menjadi tantangan tersendiri bagi industri pers.

Menurutnya, banyak akun media sosial yang memperoleh keuntungan ekonomi dengan mengemas ulang informasi dari media massa tanpa melalui proses jurnalistik.

Karena itu, ia mendorong terbangunnya hubungan yang saling menguatkan antara media massa dan media sosial, bukan saling berhadapan.

Dikatakan, media perlu beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial, podcast dan berbagai platform digital lainnya. Untuk memperluas distribusi informasi, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.

Jurnalistik dan media sosial bukan dua kubu yang bertentangan. Keduanya merupakan bagian dari ekosistem informasi yang saling melengkapi.

“Kecepatan tanpa verifikasi hanya akan melahirkan kebisingan informasi, sementara verifikasi tanpa kecepatan bisa membuat media kehilangan momentum,” pungkasnya.

Berita Berita Hoaks Diskominfo Kaltim Internet Media massa Muhammad Faisal
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleApresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.
Ira Nur Ajijah

Related Posts

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.

13 Juni 2026

Syahariah Mas’ud: Seiring Perkembangan IKN, Persoalan Guru di PPU Harus Segera Ditangani
Telah dibaca : 664 Kali.

12 Juni 2026

Pemprov Kaltim Siapkan APBD Perubahan Sekitar Rp5 Miliar, Guna Lanjutkan Pasang Jaringan internet di Desa Terpencil
Telah dibaca : 680 Kali.

6 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 674 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 645 Kali.

SKB Bontang Buka Kesempatan Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah
Telah dibaca : 641 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.
Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.
Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 674 Kali.
Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 645 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.411 Kali.

8 Maret 20233,836 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.866 Kali.

2 Juli 20253,465 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.069 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.116 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
Kaltim 13 Juni 2026

Penetrasi Internet Kaltim Tembus 80 Persen, Tantangan Hoaks Makin Besar
Telah dibaca : 637 Kali.

SAMARINDA: Di tengah tingginya penggunaan internet, masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial.…

Apresiasi Open Karate Tournament IKIP PGRI Kaltim, Seno Aji Berharap Bisa Cetak Atlit Berprestasi Nasional dari Kaltim
Telah dibaca : 685 Kali.

Open Karate Tournament Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026, Diramaikan 360 atlet Mempertandingkan 493 Nomor
Telah dibaca : 674 Kali.

Toilet Sehat di Kawasan Pesisir Didorong Masuk Program Prioritas Jangka Panjang
Telah dibaca : 645 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.