
Bontang – Pemkot Bontang menggelontorkan dana Rp 400 juta untuk perbaikan Jalan Soekarno-Hatta yang rusak parah di sekitar Bontang Lestari (Bonles).
Masalah baru muncul, lantaran diketahui belakangan ini kendaraan yang berbobot besar bermuatan tiang besi pancang kembali melintas.
Kemunculan kendaraan berbobot besar tersebut diketahui Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina saat perjalanan menuju DPRD Bontang.
“Ini kok tiba-tiba ada aktivitas seperti ini. Belum juga diperbaiki total sudah sudah dilintasi lagi kendaraan berat. Kalau begini, beberapa titik kerusakan kecil bisa makin bertambah parah,” keluhnya, Senin (15/11/2021).
Menanggapi hal tersebut, Kasi Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Welly Sakius mengatakan jika kendaraan tersebut merupakan kendaraan milik PT Energi Unggul Persada (EUP) yang saat ini beraktivitas mengangkut tiang panjang sebanyak 1.921 batang dari Pelabuhan Loktuan menuju kilang crude palm oil (CPO).
“Berat kendaraan yang lewat juga kurang dari 8 ton serta waktu pengangkutan dibatasi pukul 21.00 – 06.00 Wita,” ujarnya saat rapat bersama Komisi III DPRD Bontang.
Amir Tosina pun kembali bertanya terkait konsistensi waktu pengangkutan, sebab ditemukan kendaraan tersebut masih beroperasi di atas pukul 08.00 Wita.
“Kok masih ada di atas jam 08.00 pagi? Saya minta untuk ditegur sebab akan menggangu pengguna jalan lain,” tutupnya.

