
Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang, Bakhtiar Wakkang (BW) menggelar kegiatan serap aspirasi reses para pedagang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Bontang, Kamis (2/12/2021).
Dalam kesempatan tersebut, para pedagang menyampaikan keluhan terkait sepinya pembeli. Mereka meminta agar pemerintah mengatur kembali pola lapak jualan, yakni lapak sembako dinaikan ke lantai atas kemudian lapak jual sayur dipindahkan ke lantai bawah.
Tidak hanya itu, mereka juga mengusulkan pengadaan lift sebagai akses masuk pengunjung maupun barang.
“Kita minta lift, biar mudah angkat barang dan bisa menarik pengunjung,” ujar salah seorang pedagang.
Menanggapi hal itu, BW meminta Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Kota Bontang untuk segera berikan solusi terkait keluhan serta permintaan para pedagang Pasar Tamrin.
“Kita minta segera dicarikan solusi terkait permintaan perubahan pengaturan lapak, tapi kalau untuk lift kita sudah usulkan dibangun tahun 2022,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Kota Bontang Kamilan menjelaskan, penempatan lapak sembako di lantai bawah dimaksudkan untuk mempermudah lansia.
“Penempatan lapak sembako di lantai dasar untuk permudah lansia, kasian kan masa mereka harus naik ke lantai atas,” tuturnya.
Namun jika kondisi tersebut memberatkan pedagang serta mendapat dukungan dari DPRD, pihaknya akan mempertimbangkan posisi lapak sayur dan sembako.
“Jika disetujui DPRD, nanti akan kita rapat dan carikan jalan keluarnya, tapi untuk lift kita akan perjuangkan di anggaran perubahan, karena di anggaran murni 2022 hanya untuk operasional saja,” tutupnya.

