Samarinda – Pemerintah Provinsi Kaltim mengapresiasi atas peraihan predikat emas oleh Pertamina EP Field Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Tahun 2021 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
“Saya ucapkan selamat dan terima kasih karena telah mendapatkan Proper Emas dari KLHK karena Proper ini adalah indikator kinerja yang baik dari Pertamina dalam hal pembinaan lingkungan,” tutur Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dalam kegiatan silaturahmi bersama Pertamina EP Field Sanga-Sanga, Jumat (31/12/2021).
Dikatakan Hadi, baiknya ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan yang lain dan menjadi pemacu bagi Pertamina EP Field Sanga-Sanga untuk terus bekerja yang baik dan memberikan manfaat pada masyarakat.
Mantan Anggota DPR RI itu berharap prestasi ini bisa dipertahankan, bahkan sampai masa jabatan dirinya sebagai Wakil Gubernur Kaltim telah habis.
“Mudahan ini bisa dipertahankan, bahkan sampai masa jabatan saya telah habis,” harapnya.
Di samping itu, Senior Manajer Pertamina EP Field Sanga-Sanga Gondo Irawan menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi tersebut dan mengucapkan terima kasih pada setiap pihak yang terlibat di dalamnya.
“Ini penghargaan pertama kali untuk Proper Emas. Pertamina EP Field Sanga-Sanga telah 10 tahun mendapatkan Proper Hijau dan alhamdulilah untuk semua stakeholder dan pihak terkait, tahun ini mendapat Proper Emas,” ucapnya di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim.
Tentu ini merupakan kebanggaan luar biasa. Ini juga menunjukan bahwa Pertamina EP Field Sanga-Sanga mampu bekerja sama dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat sekitar. Terutama di ring I ataupun ring II wilayah operasi Pertamina.
Lebih lanjut terkait hal yang dinilai perlu untuk dievaluasi yaitu dengan melihat pengalaman dari tahun ke tahun, jumlah perusahaan yang bersaing dalam mendapatkan Proper Emas selalu bertambah. Tahun sebelumnya ada 32 perusahaan yang dinilai, dan tahun ini 47 perusahaan.
“Artinya kita pasti dituntut untuk memberikan sesuatu yang lebih lagi. Sehingga apa yang akan dicoba untuk dilakukan di tahun 2022 adalah mencoba memberikan nilai tambah seperti inovasi yang lebih baik dalam artian apa yang ada sekarang coba ditingkatkan lagi untuk menjadi sesuatu yang lebih profit lagi untuk teman binaan,” tuturnya.
Gondo menambahkan, harus ada kerja sama antara kedua belah pihak Pertamina dan pihak binaan. Ide terbaik mereka akan dicoba dikolaborasikan dengan kegiatan yang ada di lingkungan. Karena yang dinilai adalah bagaimana Pertamina mengolaborasikan binaannya agar terkait dengan masyarakat sekitar.
Adapun inovasi yang dilakukan Pertamina untuk menjadi penilaian antara lain, adanya kelompok tani setaria, kemudian UMKM Bubuhan Kreatif Wisata Kutai Lama (Bukwiskula), serta adanya kelompok binaan pertanian di Marga Mulyo.

