Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Administrasi Wilayah Jadi Kendala Bantuan Distribusi Air Bersih Sidrap
DPRD Bontang

Administrasi Wilayah Jadi Kendala Bantuan Distribusi Air Bersih Sidrap
Telah dibaca : 845 Kali.

MarselaBy Marsela23 Maret 2021Tidak ada komentar1 Min Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

Bontang-Wacana bantuan distribusi air bersih bagi masyarakat Sidrap kembali menemui kedala lantaran status administrasi wilayah.

Secara geografis, Sidrap masuk dalam peta wilayah Kabupaten Kutai Timur, namun kebanyakan warga daerah tersebut ber-KTP Bontang.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris saat ditemui awak media di Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Senin (22/3/2021).

Dirinya mengatakan berdasarkan administrasi wilayah, Pemerintah Kota Bontang dan DPRD tidak bisa masuk dalam wilayah tersebut untuk bisa memberikan bantuan kepada masyarakat Sidrap.

“Kita tidak bisa pungkiri itu, di sini yang mampu menembus wilayah tersebut hanyalah perusahaan karena jangkauannya tidak dibatasi,” ungkapnya.

Namun pihak Pemerintah Kota Bontang dan DPRD tidak bisa terlibat secara langsung dalam pemberikan pendapat, sebab setiap perusahaan memiliki kewenangan masing-masing untuk memberikan bantuan sosialnya.

“Kita juga tidak bisa memaksa pihak perusahaan menyalurkan bantuan untuk distribusi air bersih tersebut,” kata Agus Haris.

Bantuan distribusi air tersebut mungkin bisa disalurkan jika warga Sidrap bersedia membuat surat permohonan secara langsug ke perusahaan terkait.

Ia mengatakan akan secepatnya menginformasikan kepada masyarakat Sidrap untuk membuat proposal yang ditujukan pada perusahaan-persahaan yang ada di Bontang terkait distribusi air bersih.

“Kami akan tetap mendorong masyarakat untuk membuat permohonan melalui Pupuk Kaltim sebagai induk perusahan-perusahaan di sekitar wilayah mereka,” tandasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleMediasi Sengketa PT Badak dan Kelompok Tani Situru Belum Tuntas
Telah dibaca : 572 Kali.
Next Article Sofyan: Kalau Ada Pengunjung Bawa Makanan Jangan Langsung Antar, Suruh Cicipi Dulu
Telah dibaca : 531 Kali.
Marsela

Related Posts

340 Warga Hadiri Reses Sumardi, Keluhkan PJU Mati dan Drainase di RT Loktuan
Telah dibaca : 927 Kali.

4 Desember 2024

Yassier Arafat: Terminal Tipe B Bontang Dijadwalkan Beroperasi Desember 2024
Telah dibaca : 981 Kali.

30 November 2024

Yassier Minta Pemkot Jaga Fungsi Lapangan Berbas Pantai Sebagai Ruang Olahraga Warga
Telah dibaca : 988 Kali.

29 November 2024

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 625 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.