SAMARINDA : Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak hanya sekedar menyaksikan dan mendengar lantunannya , tapi pelaksanaannya harus dijadikan tonggak melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki kemampuan intelektualitas tinggi, rendah hati seperti terjemahan misi Samarinda yang menciptakan SDM yang religius, unggul dan berbudaya.

Demikian Wali Kota Samarinda Andi Harun, saat menutup MTQ Tingkat Kecamatan Samarinda Seberang Ke-45 yang digelar di Masjid Shiratal Mustaqiem Samarinda Seberang, Selasa (7/3/2023).
Dikatakan, membaca dan memahami Al- Quran menjadi salah satu upaya kita mendalami meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Dengan demikian, penyelenggaraan MTQ, merupakan cara menebarkan syiar Islam. Selain itu, agar ummat islam lebih mencintai Al-Quran.
Ia menyebut , MTQ sebagai sarana umat islam lebih tekun membaca Al-Quran. Selain itu, isi kandungan Al-Quran pun dapat di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ menginginkan agar umat Islam lebih tekun membaca, mempelajari dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an di tengah derasnya arus perubahan sosial,” ujarnya.
Pria kelahiran Bone, 12 Desember 1972 ini berharap, peserta MTQ ini merupakan SDM adalah pribadi yang religius, unggul dan berbudaya. Seperti yang tertuang dalam misi Kota Samarinda.
“Hari ini sebagai bukti bahwa MTQ dapat melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki kemampuan intelektualitas yang tinggi tetapi rendah hati seperti terjemahan misi Samarinda yang menciptakan SDM yang religius, unggul dan berbudaya,” tuturnya.
Ketua DPD Partai Gerindra ini menyebutkan, kalah atau menang dalam MTQ itu bukanlah point pentingnya. Perlombaan ini sebagai upaya memperlajari Al-Qur’an sebagai petunjuk selamat dunia dan akhirat.
“Bagi anda yang belum berhasil menjadi juara jangan berkecil hati karena dalam mempelajari Al-Qur’an tidak hanya sebatas untuk memenangkan lomba, Namun sebagai upaya untuk mencari petunjuk dan prinsip menjalani kehidupan,” terangnya.
Penutupan MTQ Tingkat Kecamatan Samarinda Seberang Ke-45 resmi ditutup dengan pemukulan Gong yang diserahkan kepada tokoh masyarakat Samarinda Seberang H Muhyar. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dalam masing-masing kategori.
Penyerahan penghargaan berupa trofi oleh Aditya Koesprayogi selaku Camat Samarinda Seberang, Handayani selaku Lurah Tenun Samarinda dan Ishak Ismail selaku Ketua MTQ Kelurahan Tenun Samarinda kepada para juara terbaik disetiap kategori.
Kelurahan terbaik dengan pemenang kategori dalam MTQ terbanyak jatuh kepada Kelurahan Mangkupalas Samarinda Seberang. Acara MTQ berikutnya di tahun 2024 nanti akan dilaksanakan di Kelurahan Gunung Panjang Samarinda.
Kategori yang diperlombakan yaitu MTQ Anak-anak, MTQ Dewasa, Tartil, Murattal Remaja, Murattal Dewasa, Mujawwad Remaja, Mujawwad Dewasa, 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, 10 Juz dan Tilawah, 20 Juz dan Tilawah, dan 30 Juz dan Tilawah.

