Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Samarinda Soroti Proyek Rp28 Miliar di TPA Sambutan, Temukan Perubahan Desain Sanitary Landfill

Nabil Husein Soroti Pelayanan Polresta Samarinda, Dorong Optimalisasi Layanan Publik

Dana Pribadi Rudy Mas’ud Disiapkan Ganti Kursi Pijat dan Akuarium Rumah Jabatan, Biro Umum Jelaskan Mekanismenya

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » DPRD Samarinda Soroti Proyek Rp28 Miliar di TPA Sambutan, Temukan Perubahan Desain Sanitary Landfill
Politik

DPRD Samarinda Soroti Proyek Rp28 Miliar di TPA Sambutan, Temukan Perubahan Desain Sanitary Landfill
Telah dibaca : 634 Kali.

Adi Rizki RamadhanBy Adi Rizki Ramadhan27 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Tinjauan Pansus LKPJ ke Sanitary Landfill zona 2 di TPA Sambutan. Senin, 27/4/2026. (Narasi.co/Adi)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Samarinda menyoroti proyek pembangunan sanitary landfill zona 2 di TPA Sambutan setelah menemukan sejumlah perubahan spesifikasi teknis saat melakukan peninjauan lapangan pada Senin, 27 April 2026.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp28 miliar tersebut secara fisik disebut telah rampung 100 persen.

Namun, tim pansus menilai terdapat beberapa perubahan teknis yang berpotensi memengaruhi kualitas pengelolaan sampah dan keamanan lingkungan.

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan salah satu temuan utama berada pada sistem instalasi pipa gas metana.

“Ternyata ada perubahan spesifikasi yang sebelumnya belum terkomunikasikan. Pipa yang awalnya direncanakan sebanyak 25 titik, ternyata di lapangan hanya tersisa 9 titik,” ujarnya saat peninjauan.

Menurut Rohim, perubahan tersebut perlu penjelasan mendalam karena desain awal diyakini telah melalui kajian teknis yang matang.

“Kami ingin memastikan kualitas pengelolaan sampahnya tetap terjaga. Tidak mungkin dalam desain awal ditentukan 25 titik tanpa kajian. Kalau sekarang dikurangi menjadi sembilan, tentu harus ada penjelasan yang kuat,” tegasnya.

Pihak pelaksana proyek disebut menjelaskan bahwa pengurangan jumlah titik pipa dilakukan dengan kompensasi memperbesar diameter pipa.

Meski demikian, Rohim meragukan langkah tersebut dapat sepenuhnya menggantikan fungsi distribusi gas metana yang sebelumnya dirancang lebih luas.

“Memperbesar diameter pipa belum tentu menyelesaikan persoalan. Kalau sebaran titiknya berkurang, distribusi gas dari timbunan sampah juga bisa menjadi tidak maksimal,” katanya.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Sukamto, turut menilai proyek tersebut masih menyisakan persoalan teknis meski bernilai besar.

“Dengan anggaran sebesar itu, hasilnya menurut kami masih kurang maksimal. Area landfill juga terlihat rawan longsor karena batas antara timbunan sampah dan tanah penahan dinilai terlalu sempit,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya informasi bahwa pengurangan titik pipa gas metana merupakan rekomendasi dari Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

“Alasannya supaya kendaraan bisa lebih leluasa bermanuver. Padahal fungsi pipa itu untuk sebaran gas dari tumpukan sampah. Mengurangi jumlah titik tentu bisa memengaruhi efektivitasnya,” jelasnya.

Sukamto menegaskan, perubahan desain teknis seharusnya tidak dilakukan tanpa dasar kajian yang kuat.

“TWAP sebenarnya tidak memiliki hak untuk mengoreksi desain perencanaan secara teknis. Kalau diameter pipa diperbesar tapi titiknya dikurangi, tetap saja sebarannya tidak maksimal,” tegasnya.

Pansus memastikan seluruh temuan ini akan dimasukkan dalam catatan resmi evaluasi LKPJ Tahun Anggaran 2025.

DPRD Samarinda juga mendesak dinas terkait memberikan klarifikasi menyeluruh agar proyek sanitary landfill di TPA Sambutan benar-benar memenuhi standar teknis, aman bagi lingkungan, serta mampu mendukung sistem pengelolaan sampah jangka panjang di Kota Samarinda.

Abdul Rohim DPRD Samarinda Sukamto TWAP
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleNabil Husein Soroti Pelayanan Polresta Samarinda, Dorong Optimalisasi Layanan Publik
Telah dibaca : 641 Kali.
Adi Rizki Ramadhan

Related Posts

Akhmed Reza Apresiasi Permintaan Maaf Gubernur Kaltim, Nilai Masih Setengah Hati
Telah dibaca : 649 Kali.

27 April 2026

Tunggu Laporan Fraksi Soal Wacana Hak Angket, PAN Belum Tentukan Sikap
Telah dibaca : 651 Kali.

26 April 2026

PAN Kaltim Target 4 Besar, Bidik Kursi Diseluruh Dapil
Telah dibaca : 650 Kali.

26 April 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

DPRD Samarinda Soroti Proyek Rp28 Miliar di TPA Sambutan, Temukan Perubahan Desain Sanitary Landfill
Telah dibaca : 634 Kali.

Nabil Husein Soroti Pelayanan Polresta Samarinda, Dorong Optimalisasi Layanan Publik
Telah dibaca : 641 Kali.

Dana Pribadi Rudy Mas’ud Disiapkan Ganti Kursi Pijat dan Akuarium Rumah Jabatan, Biro Umum Jelaskan Mekanismenya
Telah dibaca : 638 Kali.

TPA Sambutan Perluas Zona Sanitary Landfill untuk Dukung Proyek PSEL
Telah dibaca : 639 Kali.

Pemprov Kaltim Kaji Gugatan Advokat soal Legalitas TAGUPP
Telah dibaca : 640 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
DPRD Samarinda Soroti Proyek Rp28 Miliar di TPA Sambutan, Temukan Perubahan Desain Sanitary Landfill
Telah dibaca : 634 Kali.
Nabil Husein Soroti Pelayanan Polresta Samarinda, Dorong Optimalisasi Layanan Publik
Telah dibaca : 641 Kali.
Dana Pribadi Rudy Mas’ud Disiapkan Ganti Kursi Pijat dan Akuarium Rumah Jabatan, Biro Umum Jelaskan Mekanismenya
Telah dibaca : 638 Kali.
TPA Sambutan Perluas Zona Sanitary Landfill untuk Dukung Proyek PSEL
Telah dibaca : 639 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.226 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.716 Kali.

2 Juli 20253,463 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.895 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 994 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Politik 27 April 2026

DPRD Samarinda Soroti Proyek Rp28 Miliar di TPA Sambutan, Temukan Perubahan Desain Sanitary Landfill
Telah dibaca : 634 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Samarinda menyoroti proyek pembangunan sanitary…

Nabil Husein Soroti Pelayanan Polresta Samarinda, Dorong Optimalisasi Layanan Publik
Telah dibaca : 641 Kali.

Dana Pribadi Rudy Mas’ud Disiapkan Ganti Kursi Pijat dan Akuarium Rumah Jabatan, Biro Umum Jelaskan Mekanismenya
Telah dibaca : 638 Kali.

TPA Sambutan Perluas Zona Sanitary Landfill untuk Dukung Proyek PSEL
Telah dibaca : 639 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.