SAMARINDA : Keterbatasan sumber daya yang dimiliki setiap daerah, tidak menutup kemungkinan menghambat penyelenggaraan pemerintahan di daerah itu sendiri. Untuk itu,Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, mengapresiasi kerja sama dua kabupaten di Kaltim, yaitu Kabupaten Paser dan Kabupaten Balangan melalui penandatanganan kerja sama (MoU) antardaerah.
“Setiap kepala daerah dituntut untuk lebih proaktif serta inovatif mengatasi keterbatasannya ,dalam mengembangkan serta mengoptimalkan potensi daerahnya,”kata Isran usai menyaksikan penandatanganan MoU di Gedung Pertemuan Awa Mangkuruku Tanah Grogot, Kabupaten Paser, pekan lalu.
Orang nomor satu Benua Etam itu mendukung penuh kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur dengan Pemerintah Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai hal yang sangat positif bagi daerah maupun masyarakatnya.
“Saya terima kasih Pak Bupati (Bupati Paser Fahmi Fadli) juga Bupati Balangan (Bupati Abdul Hadi) sudah kerja sama, Insya Allah pasti bermanfaat,” kata Isran.
Terlebih, undang-undang juga mengamanatkan pemerintah daerah dapat melakukan kerja sama berdasarkan pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik serta saling menguntungkan.
“Intinya, kerja sama antardaerah ini untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Mantan Bupati Kutai Timur itu memaparkan, ada berbagai hal yang dapat dikerjasamakan antardaerah, seperti peningkatan dan pembangunan infrastruktur serta peningkatan mitigasi bencana.
Kemudian pengembangan promosi perdagangan dan UMKM, kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif, ketahanan pangan, pertanian dan perikanan.
Selain itu, juga kerja sama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) seperti pengembangan pendidikan, kesehatan, penguatan komunikasi dan informasi, termasuk lingkungan hidup dan kehutanan.
“Paser dengan Balangan ni pas bujur bersebelahan. Bagus ada kerja sama, saling mendukung,” tuturnya.
Ia menambahkan, kerja sama antardaerah memang harus dilakukan agar saling memenuhi kebutuhan dan menguntungkan kedua daerah.
“Apa-apa saja yang dimiliki Paser bisa dikirimkan ke Balangan. Artinya, saling membutuhkan dan saling mencukupi,” jelasnya.
Isran berharap, kerja sama tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah masing-masing.

