SAMARINDA: Kaltim Expo 2026 tak hanya menjadi ajang pameran. Tapi kegiatan yang mulai digelar di Atrium Bigmall Samarinda, Rabu, 19 Agustus 2026 di ramaikan 32 stand.
Ini diarahkan sebagai ruang, untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, industri, komunitas, hiingga masyarakat dalam membuka peluang kerja sama.
Sebanyak 32 stand ambil bagian dalam expo yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 tersebut. Peserta datang dari berbagai sektor, mulai dari perangkat daerah, perbankan, perusahaan, kesehatan, furnitur, properti, perhiasan, pendidikan hingga kerajinan.
Direktur Utama PT ADW Bersaudara, Dedi Iskandar mengatakan, keberagaman peserta menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Kaltim Expo 2026.
Pertemuan berbagai pihak dalam satu ruang diharapkan tidak berhenti pada aktivitas promosi, tetapi dapat berkembang menjadi jaringan dan kolaborasi baru.
“Kaltim Expo merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk terus menghadirkan ruang yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dunia industri, komunitas dan masyarakat. Dalam satu wadah yang produktif, kreatif, serta bermanfaat bagi perkembangan ekonomi daerah,” ujarnya saat pembukaan Kaltim Expo 2026.
Keterlibatan daerah juga terlihat dari peserta yang berasal dari Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Timur, Balikpapan dan Samarinda.
Dedi berharap, expo tersebut bisa dimanfaatkan peserta untuk memperkenalkan produk dan layanan sekaligus memperluas jaringan.
Ia juga ingin kegiatan ini menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama yang dapat berlanjut setelah pameran berakhir.
Dengan konsep tersebut, Kaltim Expo 2026 diharapkan ikut memperkuat promosi potensi daerah dan mempertemukan lebih banyak pelaku UMKM, dunia usaha, pemerintah, komunitas serta masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur.
Sebagai informasi, Kaltim Expo 2026 dibuka setiap hari selama penyelenggaraan, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA.

